Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Pengukuhan PDM dan PDA Lamongan Membara dengan Tantangan Digital dan Gebrakan Politik

MuhammadiyahLamongan.com – Pengukuhan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) dan Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Lamongan untuk periode 2022-2027 berlangsung di Sport Center Lamongan pada hari Ahad, (11/6/2023). Drs H Shodikin, M.Pd, Ketua PDM Lamongan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa mereka yang terpilih bukanlah yang terbaik, mengambil contoh dari Abu Bakar, sahabat Rasulullah, ketika terpilih menjadi Khalifah. Beliau mengutip pidato Abu Bakar yang menyatakan, “Sungguh, aku adalah orang yang terpilih di antara kalian, tapi aku bukanlah yang terbaik di antara kalian. Maka, jika aku menjalankan amanah ini dengan benar, tolonglah dan dukunglah aku. Namun, jika aku tidak menjalankannya dengan baik, ingatkanlah aku.” Beliau menekankan pentingnya ketaatan kepada Allah dan bukan kepada makhluk.

Selain itu, Shodikin menambahkan bahwa mereka yang terpilih diberikan kesempatan dan waktu yang berharga. Beliau menyebutkan kata-kata orang bijak, “Setiap orang memiliki waktunya, dan setiap waktu memiliki orangnya.” Ketika kita diberi waktu, sebenarnya kita diberi kesempatan untuk memberikan yang terbaik. Oleh karena itu, jangan sia-siakan lima tahun ke depan. Beliau menegaskan bahwa sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain, sesuai dengan hadis Rasulullah.

Beliau juga menyoroti tantangan strategis yang dihadapi Muhammadiyah dalam menghadapi era digitalisasi dan dampak sosialnya. “Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk mencari solusi bersama,” ucapnya. Beliau menyampaikan pesan bahwa menjelang tahun politik 2024, kader Muhammadiyah memiliki potensi untuk terlibat dalam politik, namun dengan pesan penting bahwa mereka harus menjadi politisi yang berpegang pada nilai-nilai akhlakul karimah, sehingga dapat menghasilkan keputusan yang terbaik. Ketika kembali ke Muhammadiyah, aturan yang berlaku adalah aturan rumah tangga Muhammadiyah.

Sebagai penutup, beliau mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur yang hadir dalam acara tersebut, serta kepada Bupati Lamongan dan tamu undangan yang turut hadir. Beliau mengakhiri dengan sebuah pantun, “Sarapan pagi dengan soto Lamongan, jangan lupa taburkan koya. Mari kita membangun kolaborasi dan sinergi semua kekuatan di Lamongan untuk maju bersama Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah.”

 

Reporter : Andy Rahmat Prayogo

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Peluncuran Buku Dakwah Kesehatan: Sejarah dan Profil AUMKES Muhammadiyah Lamongan 1966-2022

Next Post

Pemimpin Muhammadiyah Itu Jangan Cengeng

Read next
0
Share