MuhammadiyahLamongan.Com- Gemuruh tepuk tangan membahana di gedung KB ‘Aisyiyah Kalitengah, menyambut lantunan puisi berjudul “Perempuan Menulis Peradaban”. Ahad, (15/6/2025)
Puisi sarat makna ini dibacakan oleh Rizki Vera Vernanda, Ketua Pimpinan Cabang Nasyiatul Aisyiyah Kalitengah, sesaat sebelum mengakhiri sambutannya dalam acara Seminar Literasi dalam rangka Milad Nasyiatul ‘Aisyiyah ke 97/94 tahun yang digelar oleh organisasi tersebut.
Acara Seminar Literasi yang berlangsung sukses ini menjadi wadah penting untuk menginspirasi masyarakat, khususnya kaum perempuan, tentang urgensi dan kekuatan literasi. Puisi yang dibacakan oleh Rizki Vera Vernanda menjadi penutup yang berkesan, meninggalkan pesan mendalam bagi seluruh peserta.
Berikut adalah bait-bait puisi yang menggugah tersebut:
Perempuan Menulis Peradaban
Oleh Rizki Vera Vernanda
Di tengah malam yang lengang, ia tetap menulis
Bukan pujian yang ia cari
Tapi cahaya dalam kata dan jejak di bumi.
Ia adalah ibu, kader, pelita
Dalam tangannya: pena
Dalam hatinya: asa
Dalam tulisannya: kita semua bisa membaca dunia
Maka menulislah, wahai perempuan tangguh
Karena tinta kalian adalah cahaya
Yang kelak, akan mengubah dunia
Pembacaan puisi ini bukan hanya sekadar orasi penutup, melainkan sebuah penegasan atas peran sentral perempuan dalam membangun peradaban melalui tulisan. Pesan yang disampaikan sangat jelas, yakni perempuan memiliki kekuatan untuk menjadi mercusuar ilmu dan pencerahan melalui karya literasinya.
Dengan pena di tangan dan asa di hati, perempuan dapat membuka jendela dunia bagi banyak orang dan menjadi agen perubahan yang transformatif.
Melalui seminar dan pembacaan puisi ini, Pimpinan Cabang Nasyiatul ‘Aisyiyah Kalitengah berharap dapat terus menyemarakkan semangat literasi di tengah masyarakat, khususnya di kalangan Kader Nasyiatul ‘Aisyiyah Kalitengah, demi terciptanya peradaban yang lebih cerah dan berpengetahuan.
Penulis M. Bakhrus Salam, Editor Ma’in