Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

RICH UMLA Berangkatkan 19 Perawat ke Arab Saudi, Buka Jalan Karier Internasional dan Dekat ke Tanah Suci

MuhammadiyahLamongan.com – Sebanyak 19 perawat dari program Raih Impian ke Tanah Suci dan Ibadah Haji (RICH) Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) resmi memulai karier internasional di Arab Saudi. Para tenaga kesehatan tersebut akan ditempatkan di sejumlah rumah sakit dan fasilitas layanan kesehatan modern di berbagai kota di Arab Saudi, Selasa (26/5/2026).

Program ini menjadi langkah nyata dalam membuka peluang kerja global bagi perawat Indonesia yang kompeten dan siap bersaing di tingkat internasional. Keberangkatan para perawat dilaksanakan dalam dua gelombang, yakni pada 24 dan 26 April 2026.

Sebelum diberangkatkan, seluruh peserta mengikuti rangkaian persiapan, mulai dari pelatihan bahasa, adaptasi budaya, hingga pembekalan profesional sesuai standar rumah sakit di Arab Saudi. Dengan kesiapan tersebut, mereka diharapkan mampu memberikan pelayanan terbaik sekaligus membawa nama baik tenaga kesehatan Indonesia.

Ketua Program RICH UMLA, Ns. Nur Hidayati, S.Kep., M.Kep., mengatakan bahwa keberangkatan ini merupakan hasil dari proses panjang yang penuh perjuangan dan komitmen para peserta. Menurut dia, para perawat telah menunjukkan kesiapan yang baik, baik dari sisi kompetensi maupun mental untuk bekerja di lingkungan internasional.

“Program RICH UMLA hadir bukan hanya untuk membuka peluang kerja di luar negeri, tetapi juga menjadi jembatan bagi para perawat Indonesia agar mampu berkembang dan bersaing secara global. Kami berharap mereka dapat menjaga profesionalisme, nama baik almamater, dan bangsa Indonesia di Arab Saudi,” ujarnya.

Selain membuka peluang karier internasional, program ini juga menjadi jalan bagi peserta untuk lebih dekat dengan Tanah Suci. Banyak alumni program RICH UMLA yang memanfaatkan kesempatan bekerja di Arab Saudi untuk melaksanakan ibadah umrah hingga haji tanpa harus menunggu antrean panjang di Indonesia. Tidak sedikit pula alumni yang mampu mengajak orang tua, keluarga, dan kerabat untuk berkunjung serta beribadah di Makkah dan Madinah.

Ners Daya menyebut program ini tidak hanya berorientasi pada karier, tetapi juga menghadirkan nilai spiritual dan pengalaman hidup yang berharga bagi peserta. Ia menilai keberhasilan para alumni di Arab Saudi menjadi bukti bahwa mimpi untuk sukses berkarier sekaligus mendekat ke Tanah Suci dapat diwujudkan melalui usaha dan persiapan yang matang.

Adapun 19 perawat yang diberangkatkan melalui program RICH UMLA, yaitu:

  1. Alvina Tias Dani E.
  2. Ariska Fitria Rahmawati
  3. Ayu Ashari
  4. Bella Icha Noviana
  5. Chintia Fitri Erlita S.
  6. Devita Salsabila
  7. Fara Nanda Alifiah
  8. Fitri Wahyu Rahmawati
  9. Hana Nur Kamilah
  10. Isnaini Fidyatus S.
  11. Laela Khomisah M.
  12. Mar’atun Jamilah
  13. Mar’atus Sholikhah
  14. Miftakhul Inayah
  15. Nafsiatul Husna
  16. Nurul Azimatul Naimah
  17. Rima Arinda T.
  18. Salis Nur Afifah
  19. Tri Agustina H.

Keberangkatan mereka menjadi bukti bahwa perawat Indonesia memiliki kualitas dan daya saing untuk berkarier di tingkat internasional. Arab Saudi menjadi salah satu negara tujuan utama karena tingginya kebutuhan tenaga kesehatan, didukung fasilitas medis yang terus berkembang serta peluang karier yang menjanjikan.

Selain itu, lingkungan kerja profesional dengan standar internasional dan kompensasi yang kompetitif menjadi daya tarik tersendiri bagi para perawat untuk mengembangkan diri di kancah global.

Bagi perawat yang ingin bergabung dalam program ini, terdapat beberapa tahapan yang harus dipenuhi, di antaranya memiliki motivasi yang kuat, latar belakang pendidikan keperawatan atau kebidanan, kondisi kesehatan yang prima, serta kemampuan bahasa Inggris yang baik.

Selanjutnya, calon peserta akan mengikuti proses seleksi administrasi, wawancara, dan pelatihan intensif sebelum akhirnya diberangkatkan. Program RICH UMLA juga memberikan pendampingan penuh hingga proses penempatan kerja di Arab Saudi.

“Ini bukan akhir perjalanan, melainkan awal untuk terus belajar, berkembang, dan mengabdi secara profesional di dunia kesehatan internasional,” tutur Ners Daya.

Melalui program ini, para perawat tidak hanya memperoleh kesempatan bekerja di luar negeri, tetapi juga memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi, serta membangun jaringan profesional. Kebersamaan sesama tenaga kesehatan Indonesia di Arab Saudi diharapkan menjadi semangat untuk saling mendukung dan tumbuh bersama dalam meraih masa depan yang lebih baik. (*)

Penulis : Novita Dwi Nur Hidayah | Editor : Fathan Faris Saputro

1
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Sinergi dan Keikhlasan Warga Muhammadiyah Brondong: Himpun 112 Sapi dan 322 Kambing, Bentuk Nyata Cinta Sesama

Next Post

Ribuan Jamaah Padati Lapangan Pananjan dalam Salat Iduladha 1447 H Pimpinan Ranting Muhammadiyah Paciran

Read next
0
Share