MuhammadiyahLamongan.com –Atraksi parade semaphore siap sedia yang turut mewarnai agenda Silahturrohim dan Studi Banding Kwartir Daerah (Kwarda) Hizbul Wathan (HW) Jombang ke Kwartir Daerah (Kwarda) Hizbul Wathan (HW) Lamongan tingkat Athfal di Qobilah MIM 1 Kebalandono bertempat di halaman MIM 1 Kebalandono, Sabtu (27/11/2021).
Sebanyak 6 orang ikut berpartisipasi. Kaysa Eliana Zahro siswa Kaysa Eliana Zahro dari MIM 01 Kebalandono mengatakan, “Parade semaphore merupakan hal yang baru bagi saya. Saya dan teman-teman diajari dance tapi kok menggunakan bendera. Saya dan teman-teman akhirnya juga suka dan ikut tertantang untuk melakukannya lagi.” ujarnya.
Sementara pembina HW MIM 01 Kebalandono Mochamad Eko Mulyono, S. Pd. mengatakan, “untuk peserta didik agar makin terampil, kreatif, kompak dan tentunya semakin semangat dalam berkarya. Mengerti sebuah proses dan perjuangan. tentunya itu didapatkan dari kepanduan Hizbul Wathan.” ujar beliau.
Saya kalau melihat semangat anak-anak, itu mengingatkan saya waktu jadi Dewan Amaliyah dulu. Tidak kenal hujan tidak kenal panas. Saya dan teman-teman saya di bina agar menjadi kader yang militan.
Semangat saya itu saya bimbingkan ke anak-anak, biar mereka semangat dalam memperjuangkan sesuatu. Karena sesuatu yang indah tidak akan didapatkan dari hal yang instan.
Lanjut pembina HW MIM 01 Kebalandono ini, Harapan untuk Kwarda HW Jombang setelah melihat penampilan parade Semaphore tersebut.Kwarda jombang terangsang dalam berkarya tentunya di tingkat Athfal. Semakin semangat dalam memperjuangkan pandu Hizbul Wathan. Karena saya belajar tentang proses dan perjuangan juga dari para guru-guru saya di HW.
Beliau menceritakan proses berlatih parade simapore ini, Intinya kalau kita bisa masuk kedunianya mereka. InsyaAllah mereka juga akan makin suka dengan cara pembelajaran kita sehingga tidak terlalu monoton. Guru juga harus mengikuti perkembangan zaman. Anak sukanya apa kemudian pembina mengkreasikan kesukaan mereka dengan pembelajaran kita.
Eko mencontohkan, “Saya sering melihat anak-anak menari tiktok, saya lihat kalau menari di tiktok ini bisa dikreasikan melaui sebuah parade Semaphore pasti akan bagus,” ujar youtuber ini.
Mereka tak putarkan musik yang biasanya mereka dengar ditiktok. “Tak suruh menari bareng. Kemudian saya padukan dengan musik parade Semaphore. Jadi mereka suka, semangat pembinanya pun juga ikut lega.” Pungkasnya. (Fathan Faris Saputro)