MuhammadiyahLamongan.com- Kehadiran mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) membawa angin segar dan dampak positif bagi lingkungan sekolah MI Muhammadiyah 09 Labuhan (MI MULA). Salah satu kontribusi nyatanya diwujudkan melalui pembinaan bakat dan minat para siswi di bidang seni tari tradisional. Bertempat di Aula Madrasah, Selasa (21/7/2026).
Melihat potensi seni yang tersimpan pada peserta didik, dua mahasiswi KKN UMLA, Via dan Melis, bergerak sigap. Keduanya secara cermat melakukan seleksi bagi siswi kelas 4 hingga kelas 6 yang memiliki bakat dan ketertarikan di dunia seni tari.
Asah Keluwesan dan Kenalkan Budaya Nusantara
Para siswi yang lolos seleksi kemudian diajak untuk mempelajari Tari Wonderland. Tarian ini merupakan karya kreasi memukau yang menggabungkan ragam gerak tari tradisional dari berbagai daerah di Indonesia menjadi satu harmoni yang energik, anggun, dan sarat makna.
Melalui tarian ini, seni tidak hanya diajarkan sebagai olah gerak tubuh, tetapi juga sebagai media edukasi karakter. Para siswi diajak mengenal, mencintai, dan menanamkan rasa bangga terhadap keberagaman budaya Nusantara sejak usia muda.
Latihan Penuh Kesabaran dan Keceriaan
Suasana Aula Madrasah mendadak riuh berbalut semangat saat latihan dimulai. Didukung sarana sound system sekolah, Via dan Melis terlebih dahulu menata barisan agar setiap siswi mendapatkan ruang gerak yang nyaman.
Dengan telaten dan penuh kesabaran, kedua mahasiswi ini berdiri di depan barisan untuk mempraktikkan ragam gerak dari awal hingga akhir tarian. Langkah demi langkah diarahkan secara teliti hingga para siswi benar-benar mahir dan tampil percaya diri mengikuti alunan musik yang mengiringi.
“Kami sangat bersyukur bisa membagikan kemampuan seni tari ini kepada adik-adik di MI MULA. Harapannya, ilmu yang tidak seberapa ini bisa memberikan manfaat, melatih kepercayaan diri mereka, dan terus membekas hingga masa depan,” ungkap Via dan Melis penuh haru.
Pengabdian yang Menyentuh Hati
Program pendampingan ini menjadi bukti nyata bahwa kegiatan pengabdian masyarakat mahasiswa KKN tidak selalu berfokus pada pembangunan fisik semata. Lebih dari itu, sentuhan pada sektor pendidikan dan kebudayaan juga memiliki peran krusial dalam menyemai benih karakter anak bangsa.
Semangat dan pancaran keceriaan dari para siswi MI MULA menegaskan sebuah pesan penting: ruang-ruang kreasi di sekolah akan selalu hidup dan berkembang pesat jika disentuh dengan kepedulian, dedikasi, serta rasa kasih sayang.
Penulis: Marmulik Hidayah, S.Pd, Editor: Ma’in