MuhammadiyahLamongan.com –Dalam acara pra Musyawarah Daerah (Musyda) ke-11 Pimpinan Daerah Nasyiatul ‘Aisyiyah (PDNA) Lamongan, yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Karangasem Muhammadiyah Paciran pada tanggal 28 Mei 2023.
Acara pra Musyda PDNA Lamongan ini diisi dengan berbagai kegiatan perlombaan antara Pimpinan Cabang Nasyiatul ‘Aisyiyah (PCNA) se-Kabupaten Lamongan, dengan partisipasi 22 PCNA dan ratusan kader Nasyiatul ‘Aisyiyah dari seluruh Kabupaten Lamongan.
Dalam sambutannya, Drs. KH Abdul Hakam Mubarok, Lc, wakil ketua PDM Lamongan itu mengucapkan rasa syukur atas banyaknya kader Nasyiatul ‘Aisyiyah di Kabupaten Lamongan. Namun, beliau juga meminta kepada seluruh kader dalam candanya agar tidak memilih kembali ketua PDNA Lamongan pada Musyda ke-11 mendatang. Hal ini disebabkan karena Desi Ratna Sari, SH terpilih sebagai ketua Pimpinan Wilayah Nasyiatul ‘Aisyiyah (PWNA) Jawa Timur.
Selanjutnya, Kyai Barok—panggilan akrab Drs. KH Abdul Hakam Mubarok, Lc—menyampaikan bahwa peran perempuan memiliki posisi penting dalam kehidupan, terutama bagi kaum adam atau laki-laki. Oleh karena itu, tidak ada satu pun nama surat dalam Al-Quran yang bernama Surat Ar-Rizal, melainkan Surat An-Nisa’, yang menunjukkan pentingnya peran perempuan.
Kyai Barok juga menyindir jenis perlombaan yang dilombakan dalam acara ini, dengan mengemukakan pertanyaan mengapa tidak ada lomba memasak dan berhias? Padahal, lomba memasak dan berhias sangatlah penting. Isteri yang pandai memasak, berhias dapat memberikan manfaat bagi suami dengan membuatnya betah berada di rumah.
Dalam penutup sambutannya, Drs. KH Abdul Hakam Mubarok, Lc, membuka acara Pra Musyda Pimpinan Daerah Nasyiatul ‘Aisyiyah Lamongan dengan bacaan “basmalah” pada pukul 10.55 WIB.
Reporter : Ma’in