MuhammadiyahLamongan.com – Suasana hangat dan penuh kebersamaan menyelimuti malam terakhir kegiatan Darul Arqam Dasar (DAD) VI PK IMM Al-Iskandariyah Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA). Momentum tersebut terwujud dalam kegiatan makan malam bersama yang dilaksanakan pada Sabtu (18/4/2026) ba’da salat Isya di Gedung B lantai 3 UMLA.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta, panitia, serta instruktur yang telah menjalani rangkaian DAD selama beberapa hari. Makan malam bersama ini menjadi penutup kebersamaan sebelum berakhirnya seluruh agenda kaderisasi.
Berbeda dari hari-hari sebelumnya, makan malam kali ini menghadirkan suasana yang lebih emosional sekaligus hangat. Kebersamaan yang telah terbangun selama proses kegiatan, mulai dari sesi materi hingga interaksi informal antarkader, terasa kian menguat pada momen tersebut.
Menu yang disajikan berupa nasi dengan lauk bali daging. Konsumsi tersebut merupakan hasil donasi dari Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Tumenggungbaru, Lamongan, sebanyak 80 porsi. Dukungan ini menjadi wujud nyata sinergi antarorganisasi otonom Muhammadiyah dalam mendukung proses kaderisasi.
Pelaksanaan makan malam berlangsung sederhana, namun sarat makna. Para peserta menikmati hidangan sambil berbincang dan berbagi cerita. Canda tawa yang tercipta menjadi penanda eratnya hubungan yang telah terjalin selama kegiatan berlangsung.
Momen ini tidak sekadar menjadi kegiatan makan bersama, tetapi juga ruang refleksi bagi peserta, panitia, dan instruktur. Kebersamaan yang terbangun selama DAD menjadi pengalaman berharga yang sulit dilupakan.
Selain itu, kegiatan ini mencerminkan nilai kekeluargaan yang menjadi ciri khas Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Interaksi yang terjalin tidak hanya sebatas hubungan formal organisasi, melainkan berkembang menjadi ikatan emosional yang kuat.
Dengan suasana hangat dan penuh keakraban, makan malam terakhir ini menjadi penutup yang berkesan dalam rangkaian DAD VI IMM Al-Iskandariyah UMLA. Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat solidaritas antarkader serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap organisasi.
Melalui momentum sederhana tersebut, peserta diharapkan dapat membawa semangat kebersamaan ke dalam perjalanan organisasi ke depan—tidak hanya sebagai kenangan, tetapi juga sebagai fondasi dalam membangun kerja kolektif yang solid.
Kegiatan makan malam ini menjadi bukti bahwa kaderisasi tidak hanya dibangun melalui materi dan diskusi, tetapi juga melalui kebersamaan yang sederhana, hangat, dan penuh makna. (*)
Penulis Nova Aquila Salsabila Cahyono. Editor Fathan Faris Saputro.