Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

+1 202 555 0180

Have a question, comment, or concern? Our dedicated team of experts is ready to hear and assist you. Reach us through our social media, phone, or live chat.

banjir-bima

Agus Taufiqurrahman : Bermuhammadiyah Itu Harus Saling Menguatkan

banjir-bimaMuhammadiyahLamongan.com – “Bermuhammadiyah Itu Harus Saling Menguatkan”, itulah salah satu pesan yg disampaiakn oleh ketua Pimpinan pusat Muhammadiyah dr. Agus TaufiQurrahman Sp.s M.Kes saat memberikan tausiah pada acara pengajian di Gedung serbaguna Muhammadiyah kota Bima. (2/1/2017).

Dalam pengajian yang dihadiri oleh PDM kota Bima PDM kabupaten Bima tersebut, dr. Agus menyampaikan dalam tausiahnya,” bahwa adanya musibah banjir bandang ini harus bisa menjadi awal untuk kebangkitan PKU Bima untuk menjadi lebih baik dan lebih besar. Kita ingat PKU Jogja, saat gempa 2006, kita melayanai pasien sampai halaman, alat rognten bermasalah, waktu itu saya masih dokter jaga IGD melihat pasien itu berjajar dihalaman PKU, tapi karena keihlasan kita , dan tekat kita sebagai penolong kesengsaraan umum, kemudian bantuan dari Jepang datang, bantuan dari Amerika datang. Mereka mendirikan ruma sakit lapangam di halaman PKU dan tiba tiba setelah itu PKU Jogja jadi punya banyak ambulan, padahal sebelumnya kita kesusahan ambulan”, yang kemudian diakhiri dengan senyum lebar.

Dalam pengajian malam itu yang merupakan rangkaian kunjungan ke bencana banjir Bima, turut hadir dr. Solihul Absor M.kes ketua MPKU Jatim, drs. Agus Sulistiyo Dunda dari MPKU PP, dr. Ahmad Faesal, Sp.Rad, M.Kes ketua MPKU Jogja dan dr. Ibnu Nasser, S.Ag., MMR, ketua MPKU Jateng. Dalam tusiahnya Agus menambahakan,” kami semua dari PP, dari Jogja, Jateng dan Jatim datang kesini karena kita satu Muhamamdiyah, satu iman. Satu mukmin dengan mukmin lainnya bagaikan satu bangunan yang saling menguatkan. Jika ada saudara muslim kita yang kesusahan sudah selayaknya kita saling menolong, dengan semangat kebersamaan inilah Muhammadiyah bisa besar.”.

Seperti diketahui bersama, banjir Bima ini seperti luput dari pemberitaan, pemberitaan Bima tidak sebesar dan segencar gempa pidie, tapi disinilah Muhammadiyah berperan.” Muhamamiyah hadir sebagai penolong kesengsaraan umum, diliput atau tidak diberitakan atau tidak Muhammadiyah akan selalu hadir membantu meringankan penderitaan sesama, banyak kita liat spanduk dimana mana ketika ada bancana, bahkan ada mobil lalu lalang hanya sekedar agar masyarakat tahu ada batuan dari ini dan itu, tapi itu semua tidak berlaku di Muhammdiyah, semangat PKU dan keihlasan kita cukup menjadi bayaran atas usaha kita semua” tambah agus.

Di akhir acara tidak lupa dr. Agus memberikan semangat, “Muhammadiyah Bima bersama PKU muhammadiyahnya harus bangkit, kami warga Muhammadiyah di Indonesia sudah terlanjur bangga dengan PKU Bima, setelah diterjang banjir bandang yg begitu dasyat, 3 hari setelah banjir kedua dengan support MDMC Jatim dan LPB PP, PKU Bima sudah buka dan memberikan pelayanan rawat jalan dan rawat inap, satu hal yang sangat luar biasa.. Kami minta jangan sampai PKU Bima mengecewakan warga Muhammadiyah yang sudah kadung bangga dg rs ini. Kami semua disini dari PP Muhammadiyah, MPKU Jateng, Jatim dan DIY serta para relawan dari MDMC PP, Jatim, Jateng dan teman-teman KOKAM dari Jatim tidak lebih hanyalah supporter, yang menendang adalah anda semua, kalau kita sudah meberikan dukungan maksimal tetapi Muhammadiyah dan PKU Bima tidak mau nendang bolanya, maka semua akan sia sia. Jadi, dari adanya bencana ini Muhamadiyah Bima, terutama PKU Muhamamdiyah Bima harus Bima, harus roso, harus kuat. Tunjukkan kalau Bima is Bima. (red)

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

10 Hari Pasca Banjir BIMA, Ini Yang Sudah Dilakukan RSML Sebagai Rumah Sakit Siaga Bencana

Next Post

Nah Satu Lagi PCPM Kedungpring Dirikan Ranting

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read next
0
Share