Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

+1 202 555 0180

Have a question, comment, or concern? Our dedicated team of experts is ready to hear and assist you. Reach us through our social media, phone, or live chat.

AKIK Sebagai Kunci Keberhasilan dalam Berhizbul Wathan

MuhammadiyahLamongan.com – Usai pelaksanaan Penilaian Tengah Semester (PTS) Ganjil, Qobilah Hizbul Watha (HW) SMK TI Muhammadiyah 11 Pondok Modern Paciran melaksanakan Latihan Kepemimpinan Penghela (LKP) dengan tema “Menjadikan Kader Penghela yang Siap Siaga Berkepanduan dan Berakhlak Islami” bertempat di Bumi Perkemahan Kompleks Sate Paciran mulai tanggal 10 hingga 12 Oktober 2017. Kegiatan ini diikuti seluruh siswa kelas 10 dan 11. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kwarda HW Lamongan.

Menurut, Su’udi Mukram selaku pembina dari Kwarda HW Lamongan, Selasa (10/10) mehimbau pada peserta dalam berhizbul wathan kita harus bisa 4er. Menurutnya, er pertama yaitu pinter karena sebagai kader Muhammadiyah kita dituntut untuk selalu pinter beradaptasi dengan keadaan yang berubah serba cepat.

Dia menjelaskan, er yang kedua ialah kader harus kober. Pasalnya, ada dan tidaknya gerakan HW tergantung pengurusnya kober atau tidak dalam berHW.

Lebih lanjut, Su’udi mengungkapkan untuk er yang ketiga ialah muter sebagai kader HW kita harus selalu menggali pengetahuan tidak hanya di satu tempat saja. Er yang terakhir yaitu banter kita juga harus cepat tanggap dengan tanggung jawab dan tugas yang diberikan pada kita.

Selain itu, menurutnya sebagai kader HW dan Muhammadiyah harus memiliki karakter AKIK (Aktif, Kreatif, Inisiatif dan Komunikatif). Pasalnya, dengan karakter tersebut dapat sebagai kunci keberhasilan untuk kemajuan dan menggerakan roda organisasi sehingga akan tetap berjalan dan akan membawa kemajuan untuk HW dan Muhammadiyah, pungkasnya.

Sementara itu, Lilik Kepala Sekolah SMK TI Muhammadiyah 11 Pondok Modern Paciran berpesan agar para peserta bisa mengikuti kegiatan dengan tertib dan lancar dan semoga bisa mengambil apa yang bermanfaat dalam kegiatan ini dan mampu mengaplikasikannya.

Selama 3 hari, para peserta rencananya akan melakukan serangkaian agenda mulai dari opening, materi-materi, game, dan juga kegiatan-kegiatan mengasah kemandirian bagi para siswa. (Aris Syahroni)

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Kenalkan Organisasi, IPM Turi Gelar Mabica

Next Post

Chairul Huda : Sebuah Pembelajaran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read next
0
Share