Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

+1 202 555 0180

Have a question, comment, or concern? Our dedicated team of experts is ready to hear and assist you. Reach us through our social media, phone, or live chat.

PRA Sukoanyar: Sukses Musyran, Sri Mulyati Terpilih

MuhammadiyahLamongan.com – Musyawarah Ranting (Musyran) Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Sukoanyar sukses terselenggara dengan lancar, meskipun dihadiri tanpa kehadiran Ketua I dan Ketua II PRA periode 2015-2022. Acara berlangsung di mushola Al Islam Sukoanyar setelah selesai Kajian Rutin Muhammadiyah Cabang Turi pada hari Ahad (7/1/2024).

Musyawarah tersebut menjadi momen penting dalam kehidupan ‘Aisyiyah Sukoanyar dan dihadiri oleh Ketua, Sekretaris, Ketua Majelis, dan Ibu Penasehat Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Turi. Musyawarah ini menjadi lanjutan dari Kajian Rutin Muhammadiyah Cabang Turi yang diadakan sebelumnya.

Musyran berjalan dengan cepat dan lancar di bawah pimpinan Ketua PCA Turi, Isnawati, S.Ag. Sebanyak 12 peserta aktif berpartisipasi dalam musyawarah ini. Mengingat keterbatasan jumlah kader, pemilihan PRA Sukoanyar periode 2022-2027 dilakukan secara musyawarah mufakat. Keputusan tersebut berhasil menentukan 6 pimpinan harian baru, yakni Dra. Sri Mulyati, Luluk Azulfah Syamsi, Anis Nurul Yatim, Isro’im Maghfiroh, ST, Anis Sulistyowati, Amd.Keb, dan Sri Astutik, S.Pd.

Ketua terpilih, Dra. Sri Mulyati, dalam sambutannya mengucapkan, “Innalilahi wa innailaihi rojiun. Terima kasih telah memberikan amanah sekaligus ujian kepada saya yang belum bisa totalitas ber-‘Aisyiyah selama ini. Saya berharap bantuan seluruh anggota pimpinan dan kebersamaan dalam melaksanakan seluruh program sesuai arahan PCA Turi.” Dra. Sri Mulyati juga menyampaikan kenangannya terhadap roda kepengurusan periode lalu, berduka mendalam atas kepergian ibu ketua Endang Sukawati (alm) saat covid, dan merinci rencana keberlanjutan mushola Al Islam dengan gemetar air mata.

Musyawarah ditutup dengan pesan dari penasehat PCA Turi, Bu Hj. Luluk Azulfah Syamsi, yang menekankan bahwa menjadi bagian dari ‘Aisyiyah merupakan bentuk shodaqoh amal untuk ber-amar ma’ruf nahi munkar, terutama di wilayah desa Sukoanyar. (*)

Reporter Isro’im Maghfiroh. Editor Fathan Faris Saputro.

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Inilah para Juara Musabaqah Hifdzil Qur’an SMUSAFA Ke-6

Next Post

Inilah Juara Tapak Suci MIM 09 Labuhan Meraih Sukses Gemilang di Kejuaraan Daerah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read next
0
Share