Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

+1 202 555 0180

Have a question, comment, or concern? Our dedicated team of experts is ready to hear and assist you. Reach us through our social media, phone, or live chat.

Berawal Dari Jurnal Absensi Sekolah, Ketua IPM Lamongan Cintai Literasi

MuhammadiyahLamongan.com – Menulis adalah keterampilan yang unik. Sebab untuk terampil menulis,  seseorang harus memaksa diri sendiri untuk melakukannya.  Jika tidak maka ia hanya terbatas pada proses untuk mencoba,  bukan membuatnya terampil.

Hal itu disampaikan oleh Irvan Shaifullah,  Ketua PD IPM Lamongan dalam acara Seminar Literasi IPM MAM 08 Takerharjo,  Solokuro,  Jumat (6/04).

Lebih lanjut,  Irvan menyampaikan beberapa pengalaman nya dalam memulai proses menulis.  “Saya menyadari pentingnya menulis itu sejak masih kelas 3 MTs, sejak menulis puisi dan cerpen, artikel dan beberapa buku.  Awalnya memang didasari oleh rasa suka pada membaca lantas kemudian berpikir mengapa ini tidak dibuat tulisan saja,” kenangnya.

Irvan kemudian bercerita bahwa ia pernah menggunakan bekas jurnal absensi sekolah untuk menulis.  “Jejak tulisan di jurnal absen itu sampai sekarang masih ada dan saya simpan sebagai sejarah,” sambungnya

Kemudian Irvan juga menyinggung gerakan IPM Lamongan dalam literasi yaitu ransel pustaka.  “kita mengenal ransel pustaka sebagai bagiam penting dari literasi IPM Lamongan,  dengan ransel pustaka kita mudah mengakses buku dan menelaah nya,  saya harap teman teman cabang dan ranting bisa memanfaatkan dengan semaksimal mungkin,  itu gerakan kita bersama, “pungkasnya

Sementara itu,  hadir juga sebagai pemateri Husni Mubarok, juga kepala sekolah dan juga dewan guru.  Ada sekitar 150 peserta yang hadir dalam acaea tersebut.  Alfan,  salah satu panitia menyebutkan bahwa dengab acara ini IPM MAM 08 Takerharjo ingin mendorong kader kader IPM terutama di sekolah nya untuk aktif berliterasi,  baik membaca dan menulis,terangnya.

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Sikapi Dinamika Politik Kebangsaan, Kaum Muda Muhammadiyah Harus Kritis

Next Post

Menjadilah Pengungkit !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read next
0
Share