MuhammadiyahLamongan.com – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kedungpring sukses menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Musycab) ke-10, Minggu (2/7/2023). Sejumlah rangkaian prosesi acara Musycab berjalan dengan lancar dan tertib, termasuk rangkaian acara pemilihan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kedungpring. Sama seperti cabang-cabang lain, proses pemilihan dilakukan dengan menggunakan sistem pemungutan suara elektronik (e-voting).
Penggunaan e-voting dipilih dengan tujuan mempermudah dan mempercepat proses pemilihan dan memastikan keabsahan suara yang dihasilkan. Dan hasilnya, dari sejumlah kandidat PCM Kedungpring yang masuk, terjaring 11 kandidat dengan perolehan suara terbanyak dalam Musycab ke-10 PCM Kedungpring. Ke-11 kandidat tersebut secara otomatis terpilih sebagai formatur PCM Kedungpring.
Mereka adalah Mudzakir, M.Pd mendapat 70 suara, disusul Drs. Yusuf Efendi, M.M memperoleh 69 suara, H. Ikhsan Budiono, SH, M.Pd meraup 68 suara, M. Nasokan, SH (65 suara), Budi Margono, S.Pdi (60 suara), H. Samsul Hadi, SH, S.Pd (59 suara), Didit Wahyudi, S.Pd. (59 suara), H. Sunaryo Adji, S.Pd, M.Si (48 suara), dan Drs. Imam Hadi, M.Pd (46 suara). Sementara dua kandidat lain yang terjaring masuk menjadi formatur adalah Ust. Sumarsono (44 suara), dan Alaik Assyukru Irfani, ST (41 suara).
Sesuai amanat peserta Musycab, ke-11 formatur ini kemudian menggelar rapat kecil untuk memilih siapa yang menjadi ketua dan sekretaris serta jajaran pimpinan PCM Kedungpring. Dalam rapat dihasilkan keputusans secara aklamasi bahwa H. Ikhsan Budiono, SH, M.Pd didaulat sebagai ketua PCM Kedungpring masa bakti 2022-2027, sementara posisi Sekretaris PCM Kedungpring dipercayakan kepada Didit Wahyudi, S.Pd. Adapun posisi bendahara diamanahkan kepada M. Nasokan, SH. Sementara 9 formatur lainnya menduduki sebagai anggota PCM Kedungpring. Mereka adalah Mudzakir, M.Pd, Drs. Yusuf Efendi, M.M, Budi Margono, S.Pd.I, Ust. Sumarsono, Drs. Imam Hadi, M.Pd, H. Samsul Hadi, SH, S.Pd, H. Sunaryo Adji, S.Pd, M.Si, dan Alaik Assyukru Irfani, ST.
Ikhsan Budiono sebagai ketua terpilih dalam sambutannya menyampaikan bahwa untuk menjadi sukses baik pribadi maupun organisasi menurut ilmu Chino ada 3 hal. Pertama, kata dia, adalah hoping. Artinya, harus memprogramkan supaya kedepan Muhammadiyah beruntung untuk kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara dan terkhusus agama.
Kedua, lanjut dia, adalah hongsui. Artinya, bagaimana cara untuk mencari keuntungan itu yang baik, harus ada perencanaan yang matang tidak boleh sembarangan atau sembrono. Dan ketiga, tambah dia, adalah hobing. Artinya, harus mencari jaringan yang luas supaya program-program bisa berjalan dengan lancar dengan baik, bisa sukses, bisa melancarkan cita-cita kita untuk bahagia tinggi buat dunia akhirat.
Reporter : M. Bakhrus Salam
Editor : Roudlon
