MuhammadiyahLamongan.com – Silaturahim dan Tabligh Akbar Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Lamongan yang digelar bersamaan dengan memperingati hari Pekan Asi Sedunia tahun 2017, Sabtu (26/8) pagi, bertempat di Desa Kedungadem Kecamatan Sukorame Kabupaten Lamongan.

Salah satu rangkaian acara tersebut, penyerahan penghargaan berupa sertifikat oleh Pimpinan Daerah Aisyiyah Lamongan bagi ibu yang memberi ASI (Air Susu Ibu) eksklusif kepada anaknya tentunya semakin membuat meriah kegiatan.

Peraih penghargaan, Dzurriyah berkesempatan menyampaikan testimoni perjalananya selama memberi ASI eksklusif pada anaknya hingga beruntung dapat meraih penghargaan untuk kali pertama ini diberikan.

Baca Juga  Musycab VII Nasyiatul Aisyiyah Sukodadi, Nasyiah Harus Cerdas, Mandiri dan Berkemajuan

Menurut, Dzurriyah alhamdulillah saya mendapat sebuah penghargaan berupa sertifikat. Namun, ini yang bukan saya harapkan saya ingin agar yang terbaik untuk anak saya.

Dia sedikit memberi kesaksian pada awalnya saat punya anak ASI miliknya tidak kunjung keluar, hingga menimbulkan konflik batin pada dirinya yang khawatir akan asupan gizi pada anaknya.

Lebih lanjut, Dzurriyah mengukapkan meski asinya tidak keluar. Namun, Ia tetap berusaha menyusui anaknya dan alhamdulillah akhirnya keluar. Selain itu peran seorang ibu dan suaminya dengan sabar selalu tetap mendukung.

Baca Juga  IGABA Lamongan Wakili Jawa Timur Dalam PORSENI di Jakarta

Wanita yang selama 6 bulan ini menyusuia anaknya, sebelum sempat diberi saran kerabatnya agar membeli susu aja namun tidak dihiraukanya dengan tekad yang kuat akhirnya menuai hasil ” Saya terus berusaha untuk bertekat memberikan ASI,” tegas wanita yang mengajar di TK Aisyiyah Bustanul Athfal ini.

Dzurriyah berharap para ibu lebih baik memberi anaknya ASI saja. Pasalnya, saat pergi keluar tidak ribet bawa air panas segala, belum lagi bajet yang dikeluarkan untuk membeli susu, tutupnya. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here