Ketua Departemen Dakwah PDNA Lamongan, Listi Iklimah, saat memberi materi

muhammadiyahlamongan– Pimpinan Ranting Nasyiatul Aisyiyah  (PRNA) Patihan Desa Patihan Kecamatan Babat Kabupaten Lamongan menggelar kajian Ramadhan di Gedung Taman Pendidikan Al Qur’an  Darul Fikri setempat.

Dalam kajian yang dihadiri puluhan kader Nasyiah tersebut mengambil tema   Hakekat Muslimah Sejati dan menghadirkan narasumber Ketua Departemen Dakwah Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah  (PDNA) Lamongan, Listi Iklimah, S.Pd.I.

Di hadapan kader Nasyiah itu, Listi, panggilan Listi Iklimah, menyebutkan wanita merupakan sumber kebahagiaan dan sumber malapetaka di alam semesta ini. 

“Karunia yang diberikan Allah kepada wanita dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi kaum pria menyempurnakan keimanan dan ketaqwaannya kepada Allah” kata Listi.

Karena, lanjutnya,  wanita dinikahi oleh laki-laki  atas 4 perkara yakni kecantikannya,  kekayaannnya, keturunannya dan agamanya agar menjadi sumber kebahagiaan dan perhiasaan terindah di dunia. Wanita harus membekali dirinya dengan keimanan yang kuat.

Baca Juga  Siswa SMK Muhamadiyah 6 Modo Diterima Kampus Kementerian Pertanian

“Maka sebagai wanita yang punya tanggung jawab terhadap kelangsungan dan kelestarian dunia ini, peran wanita pertama yakni sebagai khalifah sebagaimana   peran fitrah yang diberikan Allah kepadanya menjadi manusia yang diciptakan Allah dimuka bumi, hal ini termaktub dalam Q.S Al-Baqarah : 30” ungkapnya.

 Khalifah / pemimpin memiliki  tugas untuk melindungi dan mengayomi yang dipimpinnya,  yang harus dijaga dan dipimpin wanita  adalah kehormatan dan kemulyaan dirinya, kehormatan keluarganya,  dan  lingkungannya.

“Hal tersebut dapat dilakukan dengan mentaati Allah dan Rasul-Nya yakni  mengamalkan ajaran Al-Qur’an dan Al-hadits” papar perempuan yang juga sebagai Ketua PC NA Pucuk itu.

Baca Juga  Menjadi Pemimpin Bukan Suatu Kebanggaan

Peran kedua, tambahnya, adalah  wanita sebagai pendidik. Pendidik bagi anaknya, keluarganya bahkan masyarakatnya. Wanita merupakan madrasah pertama bagi keturunannya, darinya generasi bangsa tercetak menjadi baik atau buruk.

“Wanita berpengaruh terhadap kejayaan dan kemunduran bangsa, karena akibat besar tersebut wanita harus hati-hati dalam mendidik, jangan sampai lengah bahkan membiarkan kewajibannya mendidik putra- putrinya terabaikan begitu saja” terangnya.

Di sisi lain, Ketua Pimpinan Ranting Nasyiatul Aisyiyah (PRNA) Patihan,  Ida Rahmawati dalam sambutanya menyebutkan  kajian Ramadhan dilaksanakan setiap bulan Ramadhan dengan peserta 150 orang.

“Pada pagi hari tadi dilaksanakan bakti sosial dengan membagi beras sebesar 6 kilogram  pada 48 fakir miskin.

“Beras –beras tersebut merupakan sumbangan dari kader Nasyiah Desa Patihan dan berasal dari dana mandiri atau  kas PRNA Patihan. (LIK PDM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here