Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Kajian Rutin PDM Lamongan Bahas Revitalisasi Karakteristik Mubaligh

MuhammadiyahLamongan.Com- Kajian rutin yang digelar oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan berlangsung di Masjid Ki Bagus Hadikusumo, pada Sabtu (1/2/2025) dengan penceramah utama yakni Dr. KH. Fahmi Salim Zubair, LC, MA.

Mengawali ceramahnya, KH. Fahmi Salim Zubair dengan memanjatkan puji dan puji kehadirat Allah SWT dan bersalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Selanjutnya menyapa para jamaah pengajian dengan rasa hormat dan familier.

Menyapa para jamaah dengan familier itu, karena Beliau menganggap bahwa setiap orang yang beriman itu bagaikan bersaudara dan diibaratkan seperti bangunan yang satu dengan lainnya saling memperkokoh dan menguatkan.

Hal diatas menjadi stimulus bagi kaum muslimin bahwa dimanapun mereka berjumpa, dari suku dan warna kulit yang berbeda, hakikat kaum muslimin adalah sama dalam keimanan dan memiliki kewajiban yang sama untuk memperkuat persatuan dan kesatuan umat Islam.

Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah Islam, maka peran seorang mubaligh sebagian juru dakwah Islam dan persyarikatan sangatlah strategis. Mubaligh Muhammadiyah menjadi salah satu pilar sangat penting guna memberikan pencerahan bagi umat dan bangsa menjadi umat Islam yang berkemajuan.

Akan tetapi persoalan menyampaikan risalah Islam kepada umat baik, baik umat yang sudah memeluk Islam maupun yang belum, tidak hanya menjadi kewajiban para mubaligh saja. Melainkan menjadi kewajiban semua manusia sesuai dengan kemampuan dan kapasitas mereka masing-masing.

Dalam hal ini, Beliau mengutip ayat Alquran yang terdapat pada surat Al Maidah ayat 67 yang artinya: “Hai Rasul, sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. dan jika tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu, berarti) kamu tidak menyampaikan amanat-Nya. Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang- orang yang kafir.

Begitu besarnya tugas dan tanggungjawab mubaligh dan cakupan sasaran dakwah dengan beragam karakteristik daerah dan masyarakat yang menjadi objek dakwah, maka Beliau KH. Fahmi Salim Zubair, mengharapkan kepada para mubaligh Muhammadiyah khususnya untuk selalu meningkatkan kapasitas keilmuan dan keterampilan mereka dalam berdakwah.

Dalam rangka menunjang peningkatan kapasitas mubaligh, Beliau menyarankan untuk Muhammadiyah memperhatikan kesejahteraan mubaligh untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka. Hal ini juga perlu adanya perbaikan manejemen pengelolaan masjid Muhammadiyah.

Selanjutnya, Beliau juga memberikan tips bagi para mubaligh Muhammadiyah agar menjadi mubaligh yang mencerahkan dan memajukan yakni dengan meningkatkan literasi mereka. Sehingga tidak lagi menjadi mubaligh konvensional, tetapi juga meningkat menjadi mubaligh modern yang memiliki beragam pendekatan keilmuan, tidak hanya agama, tetapi juga pendidikan, sosial, ekonomi, dan juga politik.

Lebih dari itu, Beliau juga menekankan bahwa kegiatan tabligh risalah Islam oleh para mubaligh merupakan upaya dalam menjaga keberlangsungan agama Islam. Sehingga ajaran agama Islam tetap tersampaikan kepada umat manusia dimanapun hingga sampai di penjuru dunia sekalipun.

Menutup materi kajian ceramahnya, KH. Fahmi Salim Zubair berharap seraya berdoa semoga para mubaligh Muhammadiyah senantiasa dimudahkan dalam melakukan aktivitas dakwahnya demi mewujudkan umat yang tercerahkan dan berkemajuan.

Penulis: Adi Familu, Editor: Ma’in

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Siswa SMAM 1 Babat Tampilkan Kostum Karnaval Karya Sendiri dalam Gelar Karya

Next Post

PR IPM Al Mizan Putri 2025/2026 Resmi Dilantik dan Dikukuhkan

Read next
0
Share