Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Ketua PCIM Malaysia: Kerjasama dengan UMLA Jadi Contoh Pemberdayaan Umat di Luar Negeri

Muhammadiyah Lamongan.com– Komitmen untuk memperkuat dakwah dan pelayanan umat di luar negeri menjadi sorotan dalam kegiatan Pengabdian Masyarakat Internasional yang digelar oleh Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) bekerja sama dengan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) dan Aisyiyah (PCIA) Malaysia, Ahad (27/7/2025) di Rumah Hamka Muhammadiyah Malaysia.

Dalam sambutannya saat membuka acara, Ketua PCIM Malaysia, H. Fauzi Fatkhur, menekankan pentingnya kolaborasi antara diaspora Muhammadiyah dan institusi pendidikan dari tanah air. Ia menyebut kegiatan ini sebagai contoh konkret sinergi yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga berdampak langsung pada kualitas hidup warga Indonesia di Malaysia.

“Kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai keummatan dan kebangsaan terus kita jaga bersama, bahkan di tanah rantau. Ini adalah dakwah dalam bentuk pelayanan nyata yang sangat dibutuhkan masyarakat,” tutur H. Fauzi dalam sambutannya.

Lebih lanjut, ia mengapresiasi langkah UMLA yang hadir langsung di tengah komunitas Muhammadiyah Malaysia, membawa program edukasi kesehatan dan sosial yang menyentuh persoalan sehari-hari masyarakat.

“Kami berharap sinergi ini bukan yang pertama dan terakhir. Semoga ke depan kita bisa membangun jejaring yang lebih luas dengan kampus-kampus Muhammadiyah lainnya, demi memperkuat peran umat Islam Indonesia di kancah global,” tambahnya.

Dakwah Kemanusiaan dalam Aksi Nyata
Kegiatan ini mengusung tema “Building Healthy and Empowered Communities Through Family Empowerment and Health Education”, dan dihadiri oleh Rektor UMLA, Prof. Dr. Abdul Aziz Alimul Hidayat, M.Kes bersama delegasi dosen dari dua fakultas.

Dalam sambutannya, Prof. Abdul Aziz menyampaikan bahwa pengabdian lintas negara merupakan bagian dari komitmen UMLA dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi dengan semangat Islam berkemajuan.

Acara dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan gratis untuk warga Muhammadiyah dan masyarakat Indonesia di Malaysia, meliputi pengecekan gula darah, asam urat, tekanan darah, serta konsultasi medis dasar.

Selain itu, kegiatan juga menghadirkan penyuluhan ilmiah dari dua narasumber UMLA. Muhammad Ganda Saputra, M.Kes dari Fakultas Ilmu Kesehatan membawakan materi “Strategi Gaya Hidup Sehat dan Modern dalam Pencegahan Diabetes Mellitus”. Sementara itu, Dr. Yulie Wahyuningsih, MM dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis menyampaikan topik “Pengembangan Model Restorasi Justice Berbasis Kebutuhan dan Hak-Hak Mitra Derad”, yang mengangkat pentingnya pendekatan sosial-ekonomi dalam rehabilitasi mantan napiter.

Kegiatan ini dihadiri oleh pengurus PCIM dan PCIA Malaysia, serta puluhan warga Muhammadiyah yang antusias berpartisipasi dari awal hingga akhir. Melalui momentum ini, PCIM Malaysia mempertegas perannya bukan hanya sebagai organisasi dakwah, tapi juga sebagai mitra strategis lembaga pendidikan dalam memperkuat pemberdayaan umat.

Kolaborasi ini menjadi langkah penting bagi UMLA untuk memperluas cakupan pengabdian masyarakat hingga ke tingkat internasional, serta mempererat hubungan antara kampus dan komunitas diaspora Muhammadiyah di berbagai negara.

Penulis: Humas UMLA, Editor: Ma’in

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

PK IMM Ibnu Taimiyah UMLA Tingkatkan Kapasitas Kepenulisan Kader Melalui Kegiatan Upgrading

Next Post

Intip Persiapan Workshop Deep Learning PCM Brondong

Read next
0
Share