MuhammadiyahLamongan.com- Dalam upaya Meningkatkan kualitas di bidang kepenulisan, Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) menyelenggarakan kegiatan upgrading pada hari kamis-jum’at, 24-25/07/2025 di MI Muhammadiyah 07 Sidokelar, Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan.
Kegiatan pada hari kedua difokuskan pada penguatan dasar-dasar kepenulisan yang dibutuhkan oleh kader IMM, baik untuk kebutuhan akademik, riset, hingga pengajuan proposal pendanaan program mahasiswa. Materi disampaikan oleh Defia Oktaviana Nengtias S.M., yang merupakan sekretaris umum IMM Shin’nichi periode 2023-2024.
Ketua Bidang Riset, Pengembangan dan Keilmuan, Vanya Meyla Nur Sofah, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas kader sesuai dengan tema yakni “menguatkan barisan, mengasah pikiran dari IMM untuk perubahan nyata”
“Dengan kegiatan ini tujuannya untuk menumbuhkan kesadaran kader IMM akan pentingnya kepenulisan sebagai sarana dakwah, pengabdian, dan pengembangan diri serta membekali keterampilan menulis dan strategi penyusunan karya atau proposal yang kompetitif,” ujarnya
Ia juga menambahkan harapannya agar kader IMM dapat lebih aktif dan percaya diri dalam mengikuti program-program kemahasiswaan.
“Harapannya, kader IMM aktif dan percaya diri dalam mengikuti program kemahasiswaan, sehingga terbentuk budaya literasi dan IMM tampil sebagai organisasi kader intelektual yang solutif dan progresif melalui karya tulis yang berdampak,” pungkasnya.
Dalam pemaparannya, Defia membahas berbagai topik penting seputar kepenulisan, antara lain urgensi kepenulisan dalam membentuk kader intelektual, pengenalan program kemahasiswaan seperti Program kreativitas Mahasiswa (PKM), Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW), Program Penguatan Kapasitas Organisasi kemahasiswaan (PPK Ormawa), karya tulis ilmiah (KTI), esai, serta berbagai jenis karya lainnya. Peserta juga diajak memahami strategi menulis yang efektif agar dapat lolos seleksi, kesalahan umum yang menyebabkan kegagalan, serta pentingnya manajemen tim dan kolaborasi dalam menyusun proposal. tidak hanya itu, sesi ini juga dilengkapi dengan studi kasus dari pengalaman pemateri dalam mengikuti seleksi dan berhasil meraih pendanaan.
Sementara itu, Hanim Latifaturrahmah, turut menyampaikan kesan setelah mengikuti kegiatan tersebut “Materi yang disampaikan sangat insightful. Kami jadi lebih paham bagaimana menyusun karya ilmiah yang benar dan sesuai struktur. Kegiatan ini benar-benar memotivasi kami untuk lebih produktif menulis,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis PK IMM Ibnu Taimiyah UMLA dalam membentuk kader intelektual yang aktif, progresif, dan berdaya saing dalam bidang keilmuan dan riset.
Penulis: Nisfi Tia, Editor: Ma’in