Redaksi muhammadiyahlamongan.com menyajikan suguhan dakwah media massa yang sejuk, Islami dan berkemajuan. Berbasis komunitas dan berpedoman pada tujuan persyarikatan Muhammadiyah.

Kunci Sukses Menjadi Kader Nasyiah yang Berkemajuan

46 sec read

MuhammadiyahLamongan.com –¬†Bertempat di Aula SMA Muhammadiyah 10 Sugio Pimpinan Cabang Nasyi’atul Aisyiyah (PCNA) Sugio menyelenggarakan Musyawarah Cabang (Musycab) ke IX, Selasa (28/3). Kegiatan ini, mengambil tema “Membentuk Kader Nasyi’atul Aisyiyah yang Berintegritas dan Berkemajuan”.

Dihadapan musyawirin Musycab, Ketua PCNA Sugio Musdalifah menyampaikan hasil program kerja PCNA Sugio selama satu periode ini dengan penuh haru dan tetesan air mata.

Setiap priodesasi kepemimpinan tidak lepas dari program kerja yang bisa terlaksana. Meski demikian setiap priode pasti ada kelebihan dan kekuranganya.

Ia berpesan, ” siapapun pemimpin nanti yang terpilih sebagai pengurus baru periode selanjutnya harus lebih baik dari periode yang saat ini karena yang demikian adalah cerminan dari kader Nasyi’atul Aisyiyah sejati, tambah Musdalifah.

Sementara itu, Zahrotin Nisa’ Wakil sekretaris Departemen Kader Pimpinan Daerah Nasyi’atul Aisyiyah mengungkapkan tentang pentingnya eksistensi kader Nasyi’atul Aisyiyah. Pasalnya, peran Nasyiah harus membawa manfaat bagi orang banyak sehingga keberadaanya bisa diakui di masyarakat.

Selain itu, “kader Nasyiah harus berintegritas. Ia menjelaskan, kader berintegritas berarti memiliki pribadi yang jujur dan memiliki karakter kuat sebagai kader karena itu menjadi kunci islam yang berkemajuan, tutup Wanita yang juga sebagai istri Sutono ketua PDPM Lamongan ini.

Kegiatan kali ini, diikuti sebanyak 65 peserta dan dihadiri oleh Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Sugio. Selain itu, turut hadir Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah Sugio beserta jajarannya. (Yunia)

Redaksi muhammadiyahlamongan.com menyajikan suguhan dakwah media massa yang sejuk, Islami dan berkemajuan. Berbasis komunitas dan berpedoman pada tujuan persyarikatan Muhammadiyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *