MuhammadiyahLamongan.com –Menanamkan kecintaan terhadap masjid sejak usia dini menjadi salah satu upaya membentuk generasi yang religius dan berakhlak mulia. Semangat itu diwujudkan TPQ Al-Falah Muhammadiyah Singgang melalui kegiatan Malam Bina Iman dan Takwa (MABIT) yang berlangsung pada Sabtu–Ahad (31 Oktober–1 November 2026) di Masjid Istikmal Muhammadiyah Singgang.
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tersebut menjadi sarana pembinaan karakter keislaman bagi anak-anak. Selain memperkuat keimanan dan ketakwaan, MABIT juga dirancang untuk mengenalkan masjid sebagai ruang belajar, beribadah, dan membangun kebersamaan.
Muntasir, S.Pd.I., menyampaikan bahwa MABIT bukan sekadar kegiatan bermalam di masjid. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen TPQ Al-Falah Muhammadiyah Singgang dalam menanamkan nilai-nilai keislaman sekaligus membangun kedekatan anak-anak dengan masjid.
“Melalui kegiatan MABIT ini, kami ingin menumbuhkan rasa cinta anak-anak kepada masjid. Harapannya, masjid tidak hanya menjadi tempat untuk melaksanakan salat, tetapi juga menjadi tempat yang nyaman bagi anak-anak untuk belajar, mengaji, beribadah, dan membangun kebersamaan,” ujar Muntasir.
Melalui kegiatan tersebut, TPQ Al-Falah Muhammadiyah Singgang berharap anak-anak semakin dekat dengan Al-Qur’an dan terbiasa memakmurkan masjid. Nilai-nilai Islam yang diperoleh selama kegiatan juga diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk mengingat bahwa pembentukan generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia perlu dimulai sejak usia dini. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, masjid diharapkan tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang tumbuh bagi anak-anak dalam mengenal dan mengamalkan ajaran Islam. (*)
Penulis : Mohammad Nofian Subandi | Editor : Fathan Faris Saputro