MuhammadiyahLamongan.com – Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Palirangan, Cabang Solokuro, Kabupaten Lamongan, menggelar kegiatan Upgrading dan Rapat Koordinasi (Rakor), Acara ini bertempat di Pantai Kelapa, Tuban. Ahad (1/11/2026)
Kegiatan yang mengusung tema “Sinergi dalam Pergerakan, Kolaborasi dalam Pengabdian” ini diikuti sebanyak 68 peserta yang terdiri atas penasihat, jajaran Pimpinan Ranting Muhammadiyah, ketua dan anggota majelis, serta petugas blok.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas kepemimpinan, memperkuat pemahaman keorganisasian, sekaligus membangun kesamaan visi dan langkah dalam menjalankan roda organisasi Muhammadiyah di tingkat ranting.
Acara diawali dengan pembukaan yang dilanjutkan sambutan Ketua PRM Palirangan, Husnul Aqib Dja’i. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya memperkuat komitmen dan loyalitas dalam bermuhammadiyah.
Menurutnya, keberlangsungan dan kemajuan organisasi tidak cukup hanya ditopang oleh struktur kepengurusan, tetapi juga membutuhkan kesungguhan, keikhlasan, soliditas, serta semangat kebersamaan dari seluruh elemen persyarikatan.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap pimpinan, anggota majelis, maupun petugas blok memiliki peran strategis dalam menggerakkan dakwah dan pengabdian Muhammadiyah.
Oleh karena itu, diperlukan sinergi dan kolaborasi agar seluruh potensi yang dimiliki dapat berjalan searah dan memberikan manfaat nyata bagi umat dan masyarakat.
Agenda berikutnya adalah penyampaian materi upgrading keorganisasian yang disampaikan oleh Ustadz Fathurrahman Syuhadi, selaku Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan.
Dalam sesi ini, peserta mendapatkan penguatan wawasan mengenai tata kelola organisasi, kepemimpinan, serta pentingnya menjalankan amanah persyarikatan secara profesional dan bertanggung jawab. Materi tersebut diharapkan mampu menjadi bekal bagi seluruh jajaran PRM Palirangan dalam meningkatkan kualitas pengelolaan organisasi dan mengembangkan gerakan dakwah di lingkungan masing-masing.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD). Dalam sesi ini, para peserta dibagi untuk berdiskusi, menyampaikan gagasan, mengidentifikasi berbagai persoalan organisasi, serta merumuskan langkah-langkah strategis untuk pengembangan Muhammadiyah Palirangan ke depan.
Forum diskusi ini menjadi ruang penting untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka, menyatukan persepsi, serta memperkuat koordinasi antara pimpinan, majelis, dan petugas blok.
Melalui kegiatan upgrading dan rakor ini, PRM Palirangan berharap terbangun soliditas organisasi yang semakin kuat, komitmen bermuhammadiyah yang semakin kokoh, serta pola kerja yang lebih terarah, kolaboratif, dan berkemajuan.
Sebab, Muhammadiyah tidak hanya membutuhkan banyak orang yang berada dalam struktur organisasi, tetapi juga membutuhkan kader-kader yang memiliki komitmen, loyalitas, dan kesediaan untuk bergerak bersama dalam menjalankan amanah persyarikatan.
Dengan semangat Sinergi dalam Pergerakan, Kolaborasi dalam Pengabdian, PRM Palirangan bertekad terus memperkuat gerakan dakwah dan memberikan kontribusi terbaik bagi umat, bangsa, dan persyarikatan.
Penulis Abdul Afan Editor Lim