MuhammadiyahLamongan.Com- Majelis Pustaka, Informasi dan Digitalisasi (MPID) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan menugaskan enam kader terbaiknya mengikuti workshop TVMU Jawa Timur 1.
Acara yang berlangsung di Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, pada hari Sabtu (1/2/2025) berlangsung meriah dan antusias tinggi dari 120 peserta yang hadir.
PDM Kota Surabaya menyelenggarakan workshop TVMU Jatim 1 dengan menghadirkan tiga narasumber yang kompeten dan hebat langsung dari Jakarta. Mereka berpengalaman di bidangnya puluhan tahun.
Ketiga narasumber tersebut yakni Dr. Makroen Sanjaya, M.Sos selaku Direktur TVMU, Muzakki Nadfi sebagai Kepala Program TVMU dan Arina Nurrohmah, M.I.Kom bertugas sebagai Presenter dan Penanggung Jawab TVMU.
Menurut Indri Cahya selaku peserta workshop asal Lamongan tersebut menyampaikan bahwa, acara workshop ini sangat menarik. Hal ini dikarenakan para pemateri dalam menyampaikan paparan materinya sangat mudah dipahami.
Satu persatu narasumber menyampaikan paparannya dihadapan peserta dilanjut dengan tanggapan melalui pertanyaan dari para peserta. Ditambah dengan pemberian praktek aplikatif oleh para narasumber, membuat pemahaman peserta lebih mendalam.
Indri juga menjelaskan bahwa kegiatan ini menambah menarik dan antusias peserta yang luar biasa, meski diselimuti dengan perasaan berdebar-debar, dikala panitia mengumumkan bahwa ada waktu tiga puluh menit bagi para peserta membuat video peliputan berita TVMU sesuai dengan kelompok.
Sementara Wasis Budiono menyampaikan bahwa dia bersama peserta dari Lamongan mengusulkan menjadi satu kelompok. Rasa syukur terucap karena usulan tersebut disetujui oleh panitia.
Dengan duduk beralaskan lantai, ke enam peserta workshop TVMU dari MPID PDM Lamongan berkumpul. Suasana santai, Wasis Budiono membagi tugas anggota kelompok. Adi Familu dan Wasis Budiono sebagai cameramen, Halim sebagai editor video, Ma’in penulis naskah berita, Indri Cahya sebagai narasumber, dan Qurrota A’yun sebagai presenter sekaligus dubber.
Dengan waktu 30 menit, Wasis menambahkan bahwa kelompok Lamongan berhasil menyelesaikan tugas dengan sangat baik dan hasil video peliputan mendapatkan kesempatan untuk diputar di hadapan para peserta workshop.
Wasis berharap semoga dengan ilmu dan pengalaman workshop ini, dapat ditindak lanjuti dengan lebih baik di persyarikatan Muhammadiyah Kabupaten Lamongan di masa mendatang.
Penulis: Adi Familu Editor Ma’in