Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

+1 202 555 0180

Have a question, comment, or concern? Our dedicated team of experts is ready to hear and assist you. Reach us through our social media, phone, or live chat.

MPM PDM Lamongan Adakan Nyadran di Makam Dowo Solokuro

MuhammadiyahLamongan.com –  Memasuki musim hujan yang sebentar lagi akan tiba, Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan bersama dengan Pokmas Lumbung Bumi menggelar kegiatan nyadran yang penuh makna. Acara yang berlangsung pada Hari Selasa, (3/10/2023), dimulai pukul 09.00 WIB ini bertempat di Desa Solokuro, Kecamatan Solokuro. Dipilihnya Makam Dowo sebagai tempat nyadran bukan karena tempatnya yang keramat, tetapi lebih karena di tempat tersebut digunakan salah seorang petani muda desa untuk menanam melon. Jadi Makam Dowo bukalah makam yang sebenarnya tetapi nama kawasan pertanian di desa Solokuro.

Kegiatan nyadran kali ini diadakan dengan tujuan untuk menyambut datangnya musim hujan serta musim tanam yang sebentar lagi akan tiba. Selain itu, nyadran kali ini juga menjadi ajang diskusi dan pembelajaran tentang tanah dan tanaman pangan. Dalam diskusi yang sangat informatif, beberapa materi yang dibahas antara lain adalah cara mengukur tingkat PH tanah, strategi meningkatkan kualitas tanah, penggunaan kompos yang benar, serta metode pengendalian hama tanaman tanpa menggunakan pestisida.

Kegiatan ini menjadi semakin berharga berkat kehadiran dua pemantik materi yang kompeten. Kurniawan Adi, seorang anggota MPM PDM Lamongan yang juga seorang praktisi di bidang pertanian, menjadi salah satu narasumber utama dalam kegiatan ini. Sementara itu, Pak Guru Mundi, seorang tokoh masyarakat yang juga aktif dalam menggerakkan Pokmas Lumbung Bumi, turut memberikan wawasan berharga kepada peserta.

Dalam pesan moralnya, kegiatan ini mengingatkan kita bahwa bumi adalah sumber kehidupan yang harus dijaga dengan baik. Peserta diingatkan untuk tidak merusak bumi dan menjaganya agar tetap subur. “Bumi adalah karunia Illahi yang harus kita pelihara dengan sebaik mungkin. InsyaAllah, dengan merawatnya, kita akan merasakan banyak keberkahan. Sebaliknya, jika kita lalai dan merusaknya, bumi akan marah dan bencana akan menghampiri kita,” ungkap salah satu peserta.

Kegiatan nyadran yang berlangsung di Makam Dowo, Desa Solokuro, ini merupakan salah satu bentuk kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan dan tanah. (*)

Reporter Fathan Faris Saputro

1
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Pengajian Maulidurrosul dan Tadabbur Alam Meriahkan PRA Mencorek

Next Post

Antusiasme PDM Lamongan Sosialisasi KLB Campak Rubella di Payaman dan Palirangan untuk Kesehatan Anak-Anak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read next
0
Share