Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

+1 202 555 0180

Have a question, comment, or concern? Our dedicated team of experts is ready to hear and assist you. Reach us through our social media, phone, or live chat.

Musyran Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Banyu Awet Desa Soko: Langkah Meneguhkan Amanah Gerakan Muhammadiyah

MuhammadiyahLamongan.com – Musyawarah Ranting (Musyran) Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Banyu Awet yang berlangsung di Desa Soko, Tikung pada hari Senin, (28/8/2023), pukul 20.00 WIB, menjadi momen penting dalam mengokohkan akar ranting gerakan Muhammadiyah. Acara ini berhasil mengumpulkan sejumlah tokoh dan anggota penting dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tikung.

Ketua PCM Tikung, Drs. H. Abdul Jalil, MA, membuka acara dengan sambutan pembukaan yang memotivasi seluruh peserta. Kepala Dusun Banyu Awet juga turut hadir, menunjukkan dukungan penting dari tingkat lokal dalam acara ini. Acara ini juga dihadiri oleh Sekretaris Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tikung, Nafi’uddin, S.Pd., M.Pd., serta beberapa anggota Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tikung seperti Khoirul Huda, Muhammad Nurdin, dan Suwarno.

Dalam sambutannya, H. Abdul Jalil menekankan beberapa pesan penting terkait Musyran ini. Ia menjelaskan bahwa Musyran memiliki peran krusial dalam menguatkan akar gerakan Muhammadiyah dan menekankan pentingnya tekad kuat dalam menjalankan amanah gerakan ini.

Beliau juga menyoroti pentingnya sikap tanpa rasa minder dalam berorganisasi di Muhammadiyah dan menegaskan kembali bahwa Muhammadiyah bukanlah agama, melainkan gerakan organisasi dakwah amar ma’ruf nahi munkar.

Pemaparan H. Abdul Jalil juga menggarisbawahi pentingnya dakwah Muhammadiyah yang mencerahkan dan memberi kebahagiaan. Beliau merujuk pada prinsip-prinsip dalam teologi al ma’un, di mana menolong sesama yang membutuhkan menjadi pijakan utama gerakan ini.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa Muhammadiyah adalah gerakan tajdid, sebuah upaya pembaruan dalam penerapan syariat agama Islam sesuai tuntunan Nabi Muhammad SAW. Dalam konteks ini, ia mendorong adanya pendalaman terhadap kitab Himpunan Putusan Tarjih dalam setiap kajian ranting Muhammadiyah, yang dianggap penting untuk meningkatkan pemahaman dan penerapan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Proses Musyran kemudian dibuka oleh Abdul Jalil, Ketua PCM Tikung. Dengan pendampingan oleh Nafi’uddin sebagai Sekretaris PCM Tikung, jalannya musyawarah berlangsung sederhana namun penuh hikmat. Salah satu momen penting dalam musyawarah ini adalah pemilihan Pimpinan Ranting Muhammadiyah Banyu Awet.

Hasil musyawarah mufakat menghasilkan keputusan bahwa Pimpinan Ranting Muhammadiyah Banyu Awet terpilih dengan susunan sebagai berikut:

1. Ketua: Turi
2. Sekretaris: Rakhmad Supriadi
3. Bendahara: Haryono

Mereka akan menjadi ujung tombak dalam memimpin gerakan Muhammadiyah di ranting Banyu Awet, Desa Soko Tikung. Dengan semangat dan tekad yang kuat, mereka berkomitmen untuk terus mengembangkan nilai-nilai kebaikan dan dakwah yang mencerahkan bagi masyarakat sekitar. (*)

Reporter Muhammad Bagus Pribadi. Editor Fathan Faris Saputro.

1
Share this article
Shareable URL
Prev Post

‘Aisyiyah Sedayulawas: Berbagi Sembako di Karnaval Desa

Next Post

MPM PDM Lamongan Menggelar Workshop Pertanian Budidaya Pepaya Hawai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read next
0
Share