Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

+1 202 555 0180

Have a question, comment, or concern? Our dedicated team of experts is ready to hear and assist you. Reach us through our social media, phone, or live chat.

RS Swasta Pertama Terima Sertikat Halal MUI

direktur rsmlMuhammadiyahLamongan.com – RS Muhammadiyah Lamongan (RSML) mendapat sertifikat halal dari MUI Jawa Timur (13/08), sekaligus menempatkan RSML sebagai RS swasta pertama yang menerima sertifikat halal dari MUI di wilayah Jawa Timur.

“Untuk Rumah sakit swasta , RSML yang pertama,” kata Prof.DR.H. Sugijanto. M.S Ketua LPPOM MUI Jawa Timur, saat menjadi nara sumber dalam seminar.

Mengoptimalkan pelayanan menjadi prioritas utama dari RS Muhammadiyah Lamongan (RSML). Dengan adanya sertifikat halal ini dapat memberikan kejelasan kepada publik bahwa makanan dan minuman yang diolah dan disuguhkan oleh RS Muhammadiyah Lamongan adalah layak dikonsumsi.

“RSML berupaya untuk mewujudkan rumah sakit yang unggul dan islami. Unggul, baik dalam mutu pelayanan maupun dalam penggunaan teknologi kesehatan, beliau berharap mudah mudahan rsml bisa menjadi matahari terbit dari timur.” Kata dr. Umi Aliyah, Mars selaku direktur RSML.

 

Dalam rangkaian acara tersebut selain launching sertifikat halal produk makanan di instalasi gizi RSML dan seminar pentingnya nutrisi pada penyembuhan pasien juga dilakukan penandatanganan MOU dengan BRI Syariah. Kegiatan tersebut digelar dalam rangkaian peringatan milad ke – 48 RSML dan HUT Republik Indonesia yang ke -71.

Seminar tentang pentingnya nutrisi selain dihadiri oleh para ahli gizi, dokter, rekanan instalasi gizi RSML juga dihadiri oleh ketua IDI Lamongan (Ikatan Dokter Indonesia) dr. Denny Vianto,Sp.Pd.

Denny menyambut baik kerjasama antara IDI dan RSML yang saat ini sudah terjalin. Seminar seperti ini seharusnya dilakukan untuk menyatukan visi dokter dan ahli gizi untuk menunjang penyembuhan dan pemulihan kesehatan pasien.

“kolaborasi terapi dari dokter dan dari gizi sangat penting untuk menunjang upaya penyembuhan dan pemulihan kesehatan pasien. Maka penting sekali diadakan seminar seperti ini sebagai ajang untuk menyatukan visi dokter dan ahli gizi.” kata dr. Denny Vianto, Sp.Pd. (evy m/gizi)

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Muhammadiyah dan Kontinuitas Full Day School

Next Post

Lahirnya Generasi Aisyiyah Ditepi Lamongan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read next
0
Share