muhammadiyahlamongan-Rumah Sakit Muhammadiyah Babat (RSMB) membebaskan biaya khitan untuk anak piatu Muhammad Bagus Ardiansyah yang mengalami disabilitas dan dari keluarga kurang mampu.
“Pengratisan atau pembebasan ini merupakan bentuk kepedulian RSMB untuk pasien yatim atau piatu dan dari keluarga kurang mampu” kata Direktur Rumah Sakit Muhammadiyah Babat (RSMB), dr Fara Nurdiana M. Kes, Sabtu (20/4) siang.
Muhammad Bagus Ardiansyah sendiri ditinggal ibunya semenjak beberapa tahun lalu, sedangkan bapaknya, Kastam, sehari-harinya sebagai penjual pentol keliling di Surabaya.
Selama ini Muhammadiyah, panggilan Muhammad Bagus Ardiansyah yang mengalami distabilitas harus tinggal dirumah bersama saudaranya di Desa Kalen Kecanarab Kedungpring, mengingat bapaknya harus mencari nafka di Surabaya.
“Karena Pak Kastam tidak punya sawah sehingga harus jualan pentol disurabaya dengan sepeda angin, sedangkan Muhammad Bagus Ardiansyah bersama saudaranya di Desa Kalen” kata Pengurus Yayasan Beramal dengan Ikhlas (berkas), Purnomo pada muhammdiyahlamongan.com
Dan, lanjutnya, biar tidak nangis, Muhammad Bagus Ardiansyah dibelikan sepeda dulu dari temen-teman Berkhas dan hadiah uang buat jajan
“Terimah buat pihak RSM Babat yang sudah mengratiskan semua biaya khitan seorang piatu adik muhammad” ungkap Purnomo.
Menurut Purnomo, sebenaranya Pak Kastim sudah lama berkeingan mengkhitankan Muhammad, namun keterbatasan ekonomi membuat niat tersebut tidak kunjung terlaksanakan.
“Selain itu, Pak Kastam juga berkeingan membelikan sepeda buat hadiah khitan adik Muhammad seperti anak-anak yang lainnya apabila dikhitan dapat hadiah, karena kondisi ekonomi Pak Kastam yang serba pas-pasan membuat keinginan tersebut belum terwujud. Dan akhirnya pihak RSMB dan teman-teman dari Berkhaslah yang mewujudkan keinginan Pak Kastam” pungkas Purnomo yang juga anggota Polsek Babat itu. (LIK)