Suassana Tablik Akbar Aisyiyah

muhammadiyahlamongan– Di era 4.0 hal penting yang harus menjadi perhatian adalah, pendidikan, Dan tantangan bagi Aisyiyah adalah bagaimana mampu memberikan pendidikan yang bisa mewarisi keyakinan,Aqidah, Tauhid dan perjuangan Aisyiyah.

Demikian disampaikan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan,  Drs H. Shodiqin,M.Pd  saat sambutan pada Tabligh Akbar yang merupakan puncak acara Milad Aisyiyah yang ke 105 H/ 102 M di di Gedung Dakwa Muhammadiyah (GDM) Laren, kemarin.

Menurutnya, saat ini realitas bahwa jama’ah Aisyiyah memiliki banyak perbedaan karakter yang semuanya perlu dan penting bagi keberlangsungan bagi organisasi,

“Mmaka semua harus kita rangkul untuk bersama-sama menegakkan kebenaran dan mencegah kemungkaran” ungkap Shodiqin.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jawa timur Hj. Siti Daliah Chandrawati,M.Ag menyebutkan pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesailan adalah mencarikan solusi terterbaik atas  masalah-masalah yang mencul di era serta modern ini.

“PR bagi kita semua dan juga tantangan terbesar di zaman Milenial dengan demografi usia produktif yang mendominasi ada 2 kelompok usia yang penting yaitu usia Remaja dan usia muda, tanggung jawab semua terhadap kelompok tersebut mendidik dan membentuk generasi yang berkarakter, karenanya kita tdk boleh gaptek ( gagap tehnologi )” kata Hj. Siti Daliah Chandrawati,M.Ag.

Baca Juga  Pemimpin Hendaknya Memiliki Jiwa Nabi Muhammad

Dan, tegasnya, penting juga bagaimana menciptakan situasi yang tidak akan terjadi krisis terhadap opini sosial karena tidak diperoleh dari sanat dan matan yang benar.

“ Dan dengan tema milad tahun ini “Aktualisasi Risalah Pencerahan Untuk Da’wah Melintas Batas, bahwa Aisyiyah adalah merupakan gerakan Islam dan da’wah, bukan organisasi tanpa nama, perlu gerakan perempuan yang berkemajuan dengan kongkrit yaitu dengan gerakan pembebasan kemiskinan, gerakan pencerahan, gerakan pemberdayaan masyarakat, dan gerakan kemajuan masyarakat” tegas Siti Daliah Chandrawati,M.Ag.

Dalam kesempatan tersebut juga diberikan penghargaan berupa sertifikat dan piala bagi pemenang lomba rangkaian kegiatan dalam rangka milad Aisyiyah tahun ini.

Baca Juga  Khutbah Idul Fitri : Membuka Rezeki Dengan Bersyukur

Penghargaan tersebut diantaranya diberikan pada pemenang lomba pidaro, yaitu Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Modo sebagai Juara I lomba Pidato, PCA Deket sebagai juara II, PCA  Laren juara III dan juara harapan 1 PCA Sukodadi, harapan II PCA Solokuro serta juara harapan III PCA Sugio.

Sedangkan lomba MC, penghargaan diberikan pada PCA Modo sebagai juara I, dan juara II PCA Deket serta juara III PCA Sukodadi. Sedangkan juara harapan I adalah PCA Sugio, harapan II PCA Solokuro dan juara harapan III adalah PCA Kalitengah.

Sementara  lomba Paduan Suara dalam rangkaian Milad Aisyiyah tersebut, PCA Paciran keluar sebagai juara I, PCA Brondong juara II dan PCA Deket juara III.  Sedangkan juara harapan I adalah PCA Babat, harapan II PCA Sugio dan juara harapan III adalah PCA Kalitengah.

Di sisi lain, dalam lomba dirijen, PCA Sugio keluar sebagai juara I, juara II PCA Brondong dan juara III adalah PCA Kalitengah. Sedangkan juara harapan I adalah PCA Deket, harapan II PCA Paciran dan juara harapan III adalah PCA Babat. (MPK PDA).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here