Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

+1 202 555 0180

Have a question, comment, or concern? Our dedicated team of experts is ready to hear and assist you. Reach us through our social media, phone, or live chat.

Benarkah Muhammadiyah Masih Mualaf Berpolitik, ini Pendapat Zainudin Maliki

MuhammadiyahLamongan.com – Muhammadiyahlamongan.com – Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, Zainudin Maliki menilai Muhammadiyah masih mualaf dalam berpolitik.
Dan menurutnya, sampai sekarang masih belum dewasa dalam menghadapi politik.

“Soal politik, Muhammadiyah masih belum dewasa menghadapi perbedaan,” jelasnya dalam seminar Rapimda Pemuda Muhammadiyah, di Gedung Dakwah Muhammadiyah Lamongan, Minggu (8/4/2018) siang.

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya ini menjadi pembicara bersama Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Viva Yoga Mauladi mengupas soal kaum muda Muhammadiyah dalam mensikapi dinamika politik kebangsaan.

Menurut, Zainudin kader Muhammadiyah yang terjun di dunia politik meski partainya sama tapi masih saling melawan saat pandangan politiknya berbeda, apalagi melihat sesama kader yang berbeda partai.

“Muhammadiyah dalam berpolitik ibarat Tom and Jerry yang selalu berlawanan,” ungkapnya.

Selain itu, Zainudin menambahkan ketika Muhammadiyah itu melihat sebuah tembok yang menghadang sebagai musuh, langsung inginnya digebrak bersama.

Padahal kalau dilihat kekuatan tembok itu lebih besar dari kekuatanya.

Dalam Islam, katanya, politik itu siyasah, mestinya berpolitik itu bersiasat bagaimana melawan tapi tidak kelihatan. ” Yang penting bagaimana tujuanya itu bisa dicapai,” katanya.

Zainudin mengingatkan, agar sahwat politik dalam momentum perhelatan pilkada dan pilpres kali ini Muhammadiyah harus memanfaatkannya.

Sekarang kader Muhammadiyah terjun di dunia politik yang memiliki integritas baik harus didorong agar terpilih, dan jangan sampai malah terpinggirkan.

Zainudin menginginkan agar Muhammadiyah berpolitik maka Muhammadiyah tidak anti berpolitik. Pasalnya, untuk kepentingan dakwah saat ini harus punya payung politik.

“Maka Muhammadiyah harus berpolitik untuk menjaga kepentingan dakwahnya,” pungkasnya.(rus)

 

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

MA Muhammadiyah 6 Payaman, Cetak Wirausahawan Sejak Dini

Next Post

Keren, PDM Lamongan Andil Sukseskan Program 1.000 Klinik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read next
0
Share