Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

+1 202 555 0180

Have a question, comment, or concern? Our dedicated team of experts is ready to hear and assist you. Reach us through our social media, phone, or live chat.

Bunda Murni Merinding Melihat Lautan Kader di Jamtufal 2024

MuhammadiyahLamongan.com – Menjadi momen yang sangat berkesan bagi Kwartir Daerah (Kwarda) Hizbul Wathan (HW) Lamongan dan Ikatan Guru ‘Aisyiyah Bustanul Athfal (IGABA) Lamongan saat mereka menyelenggarakan Jambore Tunas Athfal (Jamtufal) 2024. Acara yang digelar di Lapangan Sawonggaling Babat, Lamongan tersebut menjadi sorotan utama dengan kehadiran Badut Fasta yang menghibur pada hari Ahad (12/5/2024).

Jamtufal tahun ini menjadi bagian yang sangat dinanti-nantikan dari rangkaian acara Musyawarah Daerah (Musyda) ke-4 HW Lamongan. Dengan total 1.553 siswa dan 1.553 wali siswa yang hadir, acara ini sukses menyedot perhatian masyarakat Lamongan.

Tak hanya Jamtufal, Kwarda HW Lamongan juga akan menggelar Jambore Prestasi Penghela (Jampala) dari Selasa hingga Kamis, 21-23 Mei 2024, di Lapangan Patihan – Babat, yang semakin menambah semaraknya kegiatan kepanduan di daerah ini.

Dalam pembukaan acara, Bunda Murni Novida Wardany, yang mewakili Kwartir Wilayah HW Jawa Timur, menyampaikan rasa hormat kepada bunda-bunda guru dan ibunda wali siswa yang telah mensukseskan agenda besar ini. Meskipun masih dalam kondisi pemulihan dari sakitnya, Bunda Murni tetap memperlihatkan semangat dan antusiasme yang tinggi dalam menghadiri acara besar HW Tunas Athfal pertama kali di Jawa Timur.

“Saya merinding melihat lautan tunas kader, wali siswa berkumpul semuanya di sini dan ini agenda pertama kali di Jawa Timur, Lamongan keren,” ujarnya dengan penuh semangat. Ia juga menegaskan peran ibu sebagai madrasah pertama, di mana kesuksesan anak dipengaruhi oleh didikan ibu sebagai suri tauladan pertama kali. “Tugas itu berat, maka harus kuat,” imbuhnya.

Di akhir sambutannya, ia membagikan hadiah kepada 10 anak yang maju ke panggung dan 15 guru yang hadir lebih dulu di lokasi. Ia juga mengajarkan tepuk Tunas Athfal sebagai simbol kebersamaan dan harapannya agar hal ini akan ditiru oleh Kwarda lain di Jawa Timur. (*)

Reporter Moch Muzaki. Editor Fathan Faris Saputro.

1
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Ketua IGABA Lamongan: Inilah Impian Lima Tahun Kami yang Lalu

Next Post

Jamtufal 2024 Perjalanan Menuju Pendidikan Unggul di Jawa Timur

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read next

Tiada Hari Tanpa Amal

Muhammadiyah Lamongan – Tiada hari tanpa aksi. Tiada hari tanpa amal di Muhammadiyah. Begitulah pesan…
0
Share