Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

+1 202 555 0180

Have a question, comment, or concern? Our dedicated team of experts is ready to hear and assist you. Reach us through our social media, phone, or live chat.

K.H. Kasuwi Thorif, MA : 7 Kekuatan Yang Harus Ditanamkan Pada Anak Agar Jadi Generasi Tangguh

Muhammadiyah lamonganMuhammadiyahLamongan.com – Anak merupakan aset masa depan. Tidak hanya aset masa depan di dunia, tapi anak juga merupakan asset masa depan di akhirat. “Orang tua hendaknya tidak meninggalkan anak yang lemah. Maka sebagai orang tua berkewajiban untuk menanamkan 7 kekuatan pada anak agar anak menjadi  qurrota a’yun, (pandangan yang menyejukan hati)  yang bisa didambakan keberadaanya” kata K.H. Kasuwi Thorif MA,   Wakil ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan saat memberi ceramah di Akhirussanah Perguruan Muhammadiyah Tulung, dusun Tulung desa Wanar kecamatan Pucuk kabupaten Lamongan, Sabtu(4/6) malam.

Kasuwi Thorif  lebih lanjut menjelaskan 7 yang harus ditanamkan pada anak diantaranya,  kekuatan aqidah. Aqidah merupakan bentuk keyakinan dari jiwa atau hati nurani yang mengakui keberadaan sang kholiq (pencipta) dalam dirinya dan alam semesta dan alam semesta ini. “Sebagai orang tua berkewajiban menanamkan keyakinan bahwa Allah adalah Tuhan yang patut disembah dan ditaati perintah-Nya serta dijauhi larangan-Nya” jelas tokoh yang juga merupakan pendekar besar Tapak Suci tersebut.

Penanaman aqidah dalam diri anak dapat dilakukan orang tua dengan menjalankan sholat berjama’ah, membaca Al Qur’an, dan melaksanakan kegiatan sehari-hari dengan adab yang Islami.

Kekuatan ke-dua  adalah kekuatan ilmu. Zaman yang dihadapi orang tua berbeda dengan zaman yang dihadapi anak. Seharusnya orng tua menanamkan ilmu pengetahuan pada anak dalam keluarga dengan berawal mengajari anak menulis dan membaca serta mengenalkan anak pada kegiatan-kegiatan ilmiah.

Muhammadiyah-lamongan‘Jadi orang tua  tidak meluluh menyerahkan pendidikan anak pada lembaga sekolah saja.Tapi peran orang dalam keluarga untuk menumbuhkembangkan wawasan keilmuan anak sangat penting bagi kehidupan  dan masa depan anak” terang Abah Wi, panggilan kata K.H. Kasuwi Thorif.

Kekuatan ketiga adalah kekuatan jasmani. Karena anak sebagai generasi masa depan maka kekuatan fisik juga perlu diperhatikan karena jiwa yang kuat terdapat dalam badan yang sehat.

“Yang harus dilakukan orang tua untuk membantu anak agar berfisik kuat adalah dengan memberikan makanan yang bergizi baik, halal dan diridhoi Allah. Karena kehalalan makanan dpat berpengaruh pada sikap, sifat, dan tingkah laku anak dalam bergaul dan berfikir” urai K.H. Kasuwi Thorif. Jadi orang tua yang mendapati anak masih kurang baik akhlaqnya maka orang tua tersebut perlu intropeksi terhadap makanan yang diberikan pada anak-anaknya.

Kekuatan berikutnya adalah kekuatan harta. Kemiskinan mendekatkan pada kekafiran, manusia dapat berbuat apa saja untuk memperoleh harta termasuk dengan cara menyekutukan Allah. Sebagai orang tua tentunya menginginkan anak yang bisa dibanggakan, anak mempunyai pangkat dan derajat tinggi dan anak yang bermanfaat.  “Agar anak tidak kekurangan kebutuhan dunianya maka orang tua berkewajibkan memberikan harta dan memfasilitasi kebutuhan anak untuk menjaga kelangsungan hidupnya” tambah wakil ketua PDM lamongan tersebut.

Selanjutya adalah kekuatan berserikat atau berorganisasi. Ini sangat penting karena berserikat menguatkan persatuan “. Cara orang tua menanamkan kekuatan berserikat dengan menjaga kerukunan antar anggota keluarga dan masyarakat. Memberi contoh dan memotivasi anak untuk melakukan yang baik” tambah KH Kasuwi Thorif MA.

“Kekuatan ke enam adalah kekuatan ekonomi. Penguatan ekonomi tersebut dapat diajarkan ke anak dengan menanamkan jiwa berwirausaha.Agar di masa mendatang mereka dapat mandiri secara ekonomi atau memiliki perekonomian yang kuat sehingga mampu menopang kehidupannya”

Kekuatan yang terakihir adalah kekuatan berpolitik.”Berpolitik sanngat dibutuhkan untuk memperjuangkan perubahan  yang lebih baik. Tentunya sebagai warga muslim, maka berpolitik yang harus kita lalukan sesuai dengan ketentuan Islam” tutas Pendekar Besar Tapak Suci ini. 7 kekuatan tersebut dapat diajarakan pada anak di rumah, sekolah, lingkungan, masyarakat, tehnologi dan akademik.

Akhirussanah Perguruan Muhammadiyah Tulung ini juga dimeriahkan atraksi pencak silat Tapak Suci yang dilakukan siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) 08 Tulung. Selain itu juga disemarkan berbagai penampilan siswa-siswi PAUD Aisyiyah , TK Bustanul Atfal Tulung.(Listi Iklimah)

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Sambut Ramadhan, Remaja Masjid Gelar Pawai Ta’aruf Dengan Ngontel Bersama

Next Post

Tingkatkan Pengetahuan Dan Kepercayaan Diri, Siswa Di-outbond

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read next
0
Share