muhammmadiyahlamongan- Karena masjid milik Allah, maka semua harus seijin Allah, masuk mendahulukan kaki kanan, keluar kaki kiri dan tidak lupa berdzikir dan berdo’a. Jangan sia-siakan ketika ada di dalam masjid.

Demikian papar Amrozi, Anggota Majelis Pendidikan Kader (MPK) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan saat memberikan tausyiah pengajian rutin yang diselenggarakan oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Modo, Sabtu,(9/11) kemarin.

“Masjid merupakan tempat yang mulia. Maka untuk menjaga kesuciannya, maka ada adab-adab yang perlu diperhatikan” tegas Amrozi.

Baca Juga  Agar Mampu Teruskan Kepemimpinan Persyarikatan, Santri Muhammadiyah Harus Aktif Berorganisasi  

Selain itu, pesan Amrozi, hendaknya pengurus Takmir Masjid yang diamanahi untuk mengelolanya harus selalu aktif jamaah sholat lima waktu.

“Takmir masjid itu tugasnya memakmurkannya, maka dibutuhkan keteladanan sebelum mengajak jamaah yang lain,”tandas pengelola Sakinah Tour & Travel, Penyelenggara Umroh & Haji Plus Perwakilan Lamongan ini.

Selanjutnya, Amrozi memberikan 2 resep agar Masjid makmur. Yang pertama, memberikan fasilitas yang cukup kepada jamaah. “Jamaah inginnya dimanjakan, maka takmir ikhlaskan diri untuk memenuhinya. Semisal minuman, coffe, snack, jaringan internet,” tandasnya.

Baca Juga  Festival Muharram Lahirkan Kader Muadzin dan Da'i

Dan yang kedua, lanjut Amrozi, Takmir masjid harus kompak. Ciptakan suasana harmonis pengurus takmir, insaAllah akan lebih mudah menggerakkan jamaah.

Pengajian rutin PCM Modo sendiri digelar di masjid Khoirul Huda, Dusun Pulo Desa Sumberagung Kecamatan Modo, dihadiri 450 peserta. (Kontributor : Mohamad Suud )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here