Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

+1 202 555 0180

Have a question, comment, or concern? Our dedicated team of experts is ready to hear and assist you. Reach us through our social media, phone, or live chat.

Muhammadiyah Harus Merespon Permasalahan Umat Dengan Tepat

STIKES MUHAMMADIYAH LAMONGANMuhammadiyahLamongan.com – Proses Demitologi dan desakralisasi dari seni, budaya dan tradisi masyarakat yang berubah menjadi bagian pariwisata. Termasuk permasalahan akhlak dan moral harus menjadi bagian penting dari peran Muhammadiyah dengan semangat purifikasinya”. Demikian Prof. Dr. Syafiq A Mughni, MA, Wakil Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menyampaikan dalam Kajian Ramadhan 1437 H, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan di Aula Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Lamongan, Minggu (19/6) sore.

“Akhlak dan moral tidak berbanding lurus dengan dakwah dibidang aqidah dan ibadah. Akhlak dan moral harus menjadi tanggungjawab dakwah Muhammadiyah,” terang Syafiq.q

Bahkan Syafiq menyinggung ketidak beranian kalangan Muhammadiyah dalam menyuarakan masalah moral secara lantang, sehingga permasalah moral berimplikasi dalam politik menjadi budaya korupsi.

“Seharusnya para mubalig Muhammadiyah harus belajar serius untuk melihat permasalahan yang ada sehingga mampu merespon permasalahan dengan tepat,” ujar guru besar UIN Sunan Ampel Surabaya.

Syafiq berharap Muhammadiyah mampu menjadi solusi permasalahan umat sehingga terciptanya negeri baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, tegasnya.

Dalam kajian Ramadhan yang di hadiri Prof. DR. H. Syafiq A Mughni, MA, bersama Dr. Hj. Chusnul Mariyah selaku Anggota Majelis Hukum, Hak Azazi Manusia dan Kebijakan Publik PP. Muhammadiyah, PDM mengangkat tema Tantangan Dakwah dan Politik Muhammadiyah Kedepan”, dihadiri dari PDM beserta Majelis dan Lembaga, 4 orang perwakilan PCM, ketua dan sekretaris Organisasi Otonom (Ortom) Daerah, Kepala Sekolah SMK/SMA Muhammadiyah, serta Pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM)Lamongan. (Rusli/red)

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Tantangan Dakwah Dan Politik Muhammadiyah Ke Depan Jadi Tema Kajian Ramadhan PDM

Next Post

LAZISMU Harus Mampu merubah Dakwah Konsumtif Jadi Inovatif Dan Kreatif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read next
0
Share