muhammadiyahlamongan-Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah  (PDPM)  itu memiliki tugas menghimpun, membina dan menggerakkan pemuda Muhammadiyah untuk berfastabiqul Khoirot atau berlomba –lomba untuk melakukan kebaikan.

Demikan dikatakan Ketua Majelis Pendidikan Kader Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan, Rohim Suhadi saat sambutan di Pelantikan dan Rapat Kerja PDPM Lamongan periode 2018-2022 di Aula Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan, Minggu (28/7) siang.

“Maka seluruh pimpinan (PDPM) harus menata niat,  benar-benar berjuang  tanpa berharap mendapat imbalan materi atau uang sehinga tidak menimbulkan kekecewaan” terang Rohim Suhadi di hadapan PDPM Lamongan dan undangan.

Menurutnya  agar menghimpun, membina dan menggerakkan pemuda Muhammadiyah tersebut berjalan optimal, maka PDPM harus bersinergi  dengan ortom-ortom dan membuka jaringan dengan pihak-pihak lain di segala lapisan, terutama pada jaringan alumni sebelumnya.

Baca Juga  MASTA Bentuk Kader IMM Berkemajuan

“Hubungan atau jaringan dengan segala lapisan dan potensi  harus terus dikembangkan, terutama jaringan pada alumni-alumni” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah (PWPM), Dikky Syadqomullah, setelah melantik PDPM Lamongan menegaskan pemuda Muhammadiah harus terus berjuang dan berdakwa serta Amar Ma’ruf Nahi Mungkar

“Kalau tujuan kita karena Allah, berdakwa maka yakinlah kita akan dilindungi Allah” ungkap Dikky Syadqomullah.

Baca Juga  Babak Baru Al Mizan Dalam Mencetak Kader Ulama dan Umara

Seperti diketahui menurut Ketua PDPM Lamongan,  Muhammad Anang Nafi’uzzaki , PDM periode 2018-2022 akan mengedepankan kaderisasi, penguatan jaringan dan  penguatan literisasi dan penguatan ekonimi.

“PDPM Lamongan ke depan akan mengedepankan kaderisasi untuk  penguatan dan penjaringan kader dari IPM, IMM, Tapak Suci dan HW serta penguatan database kader sebagai upaya optimalisasi potensi kader” kata  Muhammad Anang Nafi’uzzaki.

 “Selain itu adalah adalah penguatan  Advokasi yaitu gerakan membela kaun tertindas sebagai semangat Al – Ma’un tentu tidak boleh ditinggalkan maka segala upaya bagaimana ada keperpihakkan terhadap mustadh’afin” tambahnya.

Dalam pelantikan PDPM Lamongan perode 2018 -2022 di Aula Rumah Sakit Muhammadiyah itu juga dilakukan  pelantikan  Badan Pelaksana Operasi (BPO) Komando Keamanan Muhammadiyah  (Kokam) dan dihadiri perwakilan dari Polres, Kodim dan Pemkab Lamongan. (LIK PDM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here