Santri-santro Karagasem yang raih medali di di Pencak Silat Internasional Champianship di Denpasar (Fathan Faris Saputro)

muhammadiyahlamongan– Dua santri Pondok Pesantren Karangasem Muhammadiyah Paciran Lamongan berhasil memperoleh medali emas di Pencak Silat Internasional Champianship di Denpasar yang digelar Jum’at (26/7) hingga Minggu (28/7) kemarin.

Menurut Kabag Pendidikan Ponpes Karangasem Muhammadiyah Paciran, Fatih Futhoni, kedua santri tersebut diantaranya adalah Asrofin dari STAIM Karangasem yang berhasil sebagai juara 1 setelah di partai final menang atas pesilat Solo, kategori tanding putra tingkat mahasiswa.

Medali emas juga diperoleh Nur Hasinullah S,  juga dari STAIM Karangasem yang memperoleh juara 1 setelah di partai final menang atas pesilat Surabaya.

Selain medali emas, di Pencak Silat Internasional Champianship di Denpasar Bali tersebut, santri Karangasem lainua  juga memperoleh 3 mendali perak, dan  8 mendali perunggu.

“Prestasi ini menunjukkan ternyata kader muhammadiyah kuat fisik dan mental spiritualnya. Dan atas prestasi ini para santri tentunya akan mendapat apresiasi dari lembaga agar tetap semangat dan tak lupa untuk memepertahankan prestasi yang itu lebih sulit dilakukan” ungkap Fatih Futhoni,

Baca Juga  Jadikan Masjid Sebagai Tonggak Kebangkitan Perekonomian Umat

Secara rinci, Fatih Futhoni, menjelaskan medali perak diantaranya diraih oleh Fadlun Najih, dari MAM 1 Karangasem di katagori seni tunggal putra tangan kosong tingkat MA/SMA karena setelah kalah poin dengan pesilat Bondowoso.

Medali perak lainya diperoleh Putri Efendi, dari SMPM 14 karangasem  kategori tanding putri tingkat SMP/MTS, Sebelumnya di Partai Final wasit memberhentikan pertandingan pada ronde ke 2 karena di anggap cidera dan harus menerima kekalahan dari pesilat Singapura.

Medali perak lainya Rizki Rachman, dari SMAM 6 Karangasem di  kategori tanding putra tingkat MA/SMA sederajat. Di posisi kedua tersebut setelah di partai final kalah dari pesilat Kediri.

Sedangkan Medali Perunggu diraih oleh Ahmad Rohman, dari MAM 1 Karangasem di kategori tanding putra tingkat MA/SMA sederajat.

Baca Juga  Founder Riil Hijrah Ajak IPM Lamongan Sukseskan "Student Back To Mosque"

Medali Perunggu lainya diperoleh  Fais Najmul A dari MAM 1 Karangasem. Ia harus puas di posisi ketiga setelah di partai semifinal kalah dari pesilat Mataram dan M. Labib hamzah, dari MAM 1 Karangasem di kategori tanding putra tingkat MA/SMA sederajat.

Medali Perunggu berikutnya diperoleh  Andi Jenar A., dari MAM 1 Karangasem, Firmansyah, dari SMAM 6 Karangasem. Harus puas di posisi ketiga setelah di partai semi final wasit memberhentikan pertandingan pada ronde ke 2 karena cidera, dan harus menerima kekalahan dari pesilat Bondowoso.

Di kategori tanding putra tingkat MA/SMA sederajat juga  Yufa Abdi Pratama dari MAM 1 Karangasem. Dia di posisi ketiga setelah di semifinal kalah dari pesilat Bali.

Selain itu di kategori tanding putra tingkat mahasiswa, Ahmad Maflah M.A, dari STAIM Karangasem juga mendapat medali perunggu ketiga setelah di semifinal kalah dari pesilat Bali.

Serta Tulus Asa Syahputra  dari STAIM Karangasem yang  harus puas di posisi ketiga setelah di semifinal kalah dari pesilat Jember sehingga harus memperoleh medali perunggu. (Fathan Faris Saputro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here