muhammadiyahLamongan.com–  Pernah menyaksikan pertandingan olahraga dan melihat atletnya berlarian dengan plester warna-warni yang menempel di tubuh, Mungkin  itu pertanyaan besar, apa fungsi plester yang dikenakan.

Semisal bintang sepak bola seperti, Mohammad Salah atau Cristiano Ronaldo yang kerap  memakai alat ini saat berlaga.

Alat ini lumrahnya dipakai di bagian paha, meski tidak menutup kemungkinan juga dipakai di bagian tubuh lainnya.

Benda itu adalah kinesiology tape atau bisa disebut juga tapping sport. Yakni salah satau pilihan terapi pada kelaian otot, yang saat ini jamak dilakukan oleh praktisi sport medicine untuk terapi para atlet.

Nah, di Posko Tim relawan Medis Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) di Sulsel,  masyarakat terdampak korban gempa di Sulsel, tepatnya di Desa Salua Kecamatan Kulawi bisa merasakan efek terapi dari neuromuscular tapping ini, Selasa (27/11/18).

Baca Juga  Waspada saat Menolong Korban Laka, Ini yang Perlu Diperhatikan

Mereka yang terdampak akibat gempa tsunami maupun leukufaksi banyak yang mengalami gangguan kesehatan, baik karena penyakit infreksi, trauma atau benturan akibat reruntuhan.

Termasuk kelelahan dan “salah urat” setelah melakukan bersih-bersih dan proses recovery usai bencana.

Kondisi ini menjadi perhatian MDMC Jatim dari RS Muhammadiyah Lamongan yang diterjunkan di lokasi.  Ahli fisioterapis juga dilibatkan oleh tim ini,  tujuannya  untuk memberikan terapi fisik kepada masyarakat terdampak yang mengalami gangguan otot maupun saraf.

“Sudah enakan pak dokter, Alhamdulillah sudah bisa kasih angkat lengan sampai atas”, ungkap Haban, salah satu warga yang mendapatkan manfaat terapi tapping ini.

Masayarakat terdampak merasa sangat senang dan antusias dengan hadirnya tim MDMC dari Lamongan ini, sebab mereka merasakan ada manfaat lebih yang diberikan oleh tim MDMC RS Muhammadiyah Lamongan.

Baca Juga  Muhammadiyah dan Kontinuitas Full Day School

Sementara, Widodo, Amd.Fis, Fisioterapis dari RS Muhammadiyah Lamongan mengatakan, bahwa terapi neuromuscular tapping ini akan bisa memberikan manfaat untuk mengurangi kelainan otot yang mungkin dialami oleh masyarkat terdampak seperti radang tendon, LbP (sakit boyok) maupun kelainan otot lainya.

Selain itu, MDMC hingga saat ini masih terus hadir membantu, dengan menyediakan bidan dan ahli fisioterapi sesuai dengan kebutuhan untuk penanganan kesehatan masyarakat terdampak akibat reruntuhan maupun kelelahan selama recovery dan membangun rumah kembali.

RS Muhammadiyah Lamongan dengan semangat ta’awun yang tinggi saat ini menjadi satu-satunya RS yg menerjunkan tim lengkap yang terdiri dari dokter, perawat, bidan dan fisioterapis. (Duha)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here