Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

+1 202 555 0180

Have a question, comment, or concern? Our dedicated team of experts is ready to hear and assist you. Reach us through our social media, phone, or live chat.

SMKM 2 Brondong Gelar Salam Pamit dan Tasyakuran Kelulusan Kelas 12

MuhammadiyahLamongan.com – SMK Muhammadiyah 2 Brondong menggelar acara salam pamit dan tasyakuran kelulusan untuk siswa kelas 12 angkatan ke-32. Acara yang berlangsung di Hall BPN Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong pada hari Ahad (19/5/2024) ini menjadi momen bersejarah bagi para siswa dan siswi yang telah menyelesaikan pendidikan mereka selama tiga tahun.

Kepala SMKM 2 Brondong, Zun Aini, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan tiga pesan penting. Pertama, ia mengingatkan para siswa untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Allah SWT dalam setiap situasi. Kedua, ia menekankan pentingnya berbakti kepada kedua orang tua, dengan selalu taat dan patuh serta bergaul dengan cara yang baik. Ketiga, ia mendorong para siswa untuk terus mengembangkan hard skill dan soft skill yang telah diajarkan selama di sekolah, serta mengucapkan selamat dan sukses atas kelulusan mereka.

Zun Aini juga menginformasikan bahwa saat ini di SMK Muhammadiyah 2 (SKAMDA) Brondong memiliki lima konsentrasi keahlian yakni Akuntansi, Bisnis digital, Desain kominikasi visual, Teknik sepeda motor, dan Asisten keperawatan dan caregiver.

Ketua BPKPM Brondong, Heru Purnama, juga memberikan pesan inspiratif. Ia menekankan pentingnya kejujuran, mengingat bangsa ini tengah mengalami krisis kejujuran. Ia menceritakan kisah seorang montir motor yang sukses karena kejujurannya, yang membangun kepercayaan dan akhirnya meraih kesuksesan sebagai pengusaha.

Acara tersebut semakin istimewa dengan kehadiran alumni, Dr Thohirin, yang membagikan kisah inspiratif tentang perjuangannya meraih kesuksesan. Ia menekankan bahwa tidak ada kesuksesan yang diraih secara tiba-tiba atau kebetulan, melainkan melalui skenario dari Allah SWT. Ia juga menekankan pentingnya membuat rencana masa depan dan mendapatkan restu dari kedua orang tua dalam setiap langkah.

Dengan membagikan pengalaman pribadinya yang penuh liku-liku kesedihan, namun berkat semangat tinggi, doa orang tua, dan dukungan para guru, ia berhasil meraih gelar Doktor. Kisah ini memberikan inspirasi dan motivasi bagi para siswa untuk tetap semangat belajar dan menggapai cita-cita mereka. (*)

Reporter Ma’in. Editor Fathan Faris Saputro.

4
Share this article
Shareable URL
Prev Post

MI Muhammadiyah 16 Paciran Gelar Munaqosah Hafalan Alquran

Next Post

Antusias Tinggi Mendirikan Tenda pada Jampala 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read next
0
Share