Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

+1 202 555 0180

Have a question, comment, or concern? Our dedicated team of experts is ready to hear and assist you. Reach us through our social media, phone, or live chat.

Study Inspiratif : Komitmen Kebangsaan Menjaga Keutuhan Kepemimpinan Dan Berbangasa

muktamar-ipmMuhammadiyahLamongan.com – Perhelatan Muktamar XX Ikatan Pelajar Muhammadiyah di Convention Hall Sempaja diawali dengan agenda Study Inspiratif mulai pukul 09.00 WITA tanggal 12 November 2016. Yang diikuti oleh lebih dari 1000 kader dan peserta muktamar dan berhasil memadati ruang acara. Study inspiratif bertemakan “Membangun Komitmen Kebangsaan Untuk Pembangunan Berkelanjutan.

Hadir sebagai pemateri pertama pada acara study inspiratis bapak Drs. H. Yusran Aspar, M.Si (Bupati Penajam Pasir Utara), kita harus kembali kepada komitmen para pendiri bangsa ini yang termaktub dalam Undang-Undang Dasar(UUD) 1945 dan Pancasila, beliau menyoroti UUD Pasal 33 ayat 1-5 yang saat ini sudah jauh praktik dalam kehidupan berbangsa dan bertanah air, yang mana sebagian besar kekayaan alam, potensi ekonomi tidak lagi dikendalikan oleh negara tapi dikendalikan oleh asing, terangnya.

Tapi meskipun keadaan yang sudah sedemikian itu, kita tidak harus berkecil hati, tapi harus mencari peluang untuk mengamalkan yang ada dalam pasal 33 UUD 45. Salah satunya kita mempunyai potensi yang besar yaitu potensi pasar, maka kita sebagai warga negara mari cintai produk asli Indonesia, sehingga nanti produk produk Indonesia mampu menggeser produk produk luar yang sudah berkembang di Indonesia.

Pemateri kedua bapak H. Syarif Fasha, SE, ME (Walikota Jambi), beliau menyoroti kepemimpinan dalam organisasi, langkah pertama paling tidak sebagai pemimpin harus bisa melakukan “right man to the right place” (orang yang benar untuk posisi yang benar), dengan langkah ini kita akan mempunyai tim yang kuat dalam kepemimpinan.

Dalam memimpin ada 5 kunci kesuksesan menurut Beliau yang menjadikan beliau sebagai bupati dengan beberapa penghargaan nasional, yaitu pertama Tulus dan ikhlas,kedua Kepemimpinan harus bisa diterima masyarakat atau anggota, ketiga Mengutamakan, membela dan mendahulukan Kepentingan umat atau anggota, keempat Menegakkan keadilan, konsisten dlam melaksanakan hukun dan aturan, kelima Berjuang menghilangkan segala bentuk kemunkaran, kekufuran, kekacauan dan fitnah, terangnya.

Kedua pemateri berpesan agar MUKTAMAR berjalan dengan tertib dan lancar dan mampu menghasilkan program-program strategis untuk umat dan bangsa. (Aris)

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Sinergisitas Sebagai Pondasi Kemajuan Persyarikatan Muhammadiyah

Next Post

Serius……!!!! Kita Butuh Pusat Kajian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read next
0
Share