Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Sukses: Menjadi Petani Juga Bisa Kaya

smk muhammadiyah 6 modoMuhammadiyahLamongan.com – Selama 2 jam non stop, Mat Iskan Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat memberikan motivasi di hadapan siswa-siswi SMK Muhammadiyah 6 Modo, Sabtu, 4 Maet 2017. Kegiatan yang dikemas dalam Stadium General ini mengupas tuntas menjadi petani sukses.

Pria yang juga Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Brondong, menyampaikan “kegalauannya” terhadap sikap pemuda yang mulai meninggalkan dunia pertanian. Padahal tanah pertanian bila dikelola dengan baik dan profesional akan menghasilkan tingkat ekonomi. “Saya kuatir tanah-tanah pertanian yang sekarang kalian miliki, akan dibeli oleh pemodal, karena kalian alergi”, tandas petani sukses ini.

Padahla Allah swt sudah memberikan isyarat dalam alquran surat Al-A’raf ayat 58.

وَالْبَلَدُ الطَّيِّبُ يَخْرُجُ نَبَاتُهٗ بِاِذْنِ رَبِّهٖ ۚ وَالَّذِيْ خَبُثَ لَا يَخْرُجُ اِلَّا نَكِدًا ؕ كَذٰلِكَ نُصَرِّفُ الْاٰيٰتِ لِقَوْمٍ يَّشْكُرُوْنَ

“Dan tanah yang baik, tanaman-tanamannya tumbuh subur dengan izin Tuhan; dan tanah yang buruk, tanaman-tanamannya tumbuh merana. Demikianlah Kami menjelaskan berulang-ulang tanda-tanda (kebesaran Kami) bagi orang-orang yang bersyukur.”

Lebih lanjut, disampaikan pengusaha melon ini, bahwa kunci-kunci menjadi petani sukses adalah : pertama, tekad yang kuat. Tanpa kemauan tidak akan ada perubahan. lihatlah orang tua anda puluhan tahun mengelola sawah, tapi tidak ada yang kelaparan. Kedua, jangan muda h menyerah. Banyak-banyaklah mencoba. Ketiga, Mulai dari sekarang. Rintis usaha dari yang sederhana. semisal mengelola lahan yang sempit, merawat ayam 1 ekor.

Mantan anggota DPRD Lamongan ini juga menyampaikan bahwa menjadi petani tidak identik dengan kotor, lusuh, jijik. Menjadi petani itu membahagiakan dan bisa menjadi kaya, maka jangan pernah minder. “kalian ini lahir dari petani, biaya sekolah dari petani, kebutuhan sehari-hari dari petani, masak kalian minder dan malu menjadi anak seorang petani”, pria asal Sendangharjo, Brondong.

Tiap tahun tanah pertanian berkurang 2 %, karena beralih fungsi menjadi gedung, real esteat, rumah, tempat hiburan. inilah ancaman serius bagi generasi yang akan datang, kata mantan Plt. Kepala Desa Sendangharjo ini.

Kepala SMK Muhammadiyah 6 Modo, Mohamad Suud, mengapresiasi program rutin dari waka Humas, yang mendatangkan para motivator sukses, untuk menumbuhkan jiwa entrepreneur di kalangan siswa, sehingga mereka tidak sekedar menuntut menjadi pegawai, tapi mampu menciptakan lapangan kerja bagi dirinya sendiri. (Moh. Suud)

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Memaknai Bonus Demografi Bersama “Ilir Ilir”

Next Post

Lomba Mewarnai SD Muhammadiyah 1 Pucuk Kembangkan Daya Kreatifitas dan Imajinasi Anak

Read next
0
Share