Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Cerita Ngakak Warga Muhammadiyah saat Sertijab Kepala MIM 01 dan MTsM 05 Payaman

MuhammadiyahLamongan.com – Setiap hari bagi warga Muhammadiyah tentu tak asing bahkan dapat dibilang kenyang akan namanya pengajian dan ceramah, sebuah hal tak dapat dipungkiri lagi dimana pun juga, karena memang itulah ruhnya gerakan Muhammadiyah.

Pengajian-pengajian Muhammadiyah umumnya ditangkap sebagian masyarakat sebagai pangajian yang cenderung serius, tegas, ilmiyah ataupun bentuk-bentuk lain yang seringkali garing akan selera humor atau guyunan segar dalam penyampaianya.

Tak jarang karena itu pula ada sebagian dari saudara kita yang menuduhnya keras dan sebutan-sebutan kurang berdasar lainnya, tentunya sebagai sesama manusia dan umat islam semua itu kerap kali menimbulkan sebuah keresahan dan ketidak nyamanan bagi jama’ah jam’iyah Muhammadiyah atas segala tudingan negatif tersebut.

Kalau mau menelisik, bisa jadi semua ini karena diantara sebagian para dai, mubaligh maupun para tokoh Muhammadiyah yang memberikan ceramah banyak yang kurang lihai dalam membuat joke joke segar atau mengemas ceramah dengan sisipan-sisipan lucu yang membuat pendengarnya cekikikan hingga tertawa terjungkal-jungkal.

Namun, hal itu mungkin tak berlaku pada ustadz muda yang satu ini, sebut Nuril Huda Ketua umum Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Payaman, Cabang Solokuro Lamongan, di usianya yang baru 39 tahun ini, ia dipercaya mengemban amanat menahkodai ranting Muhammadiyah di desanya dengan pembawaan yang tenang anteng berwibawa, suara yang mantap dan enak didengar, begitu kira-kira gambaran singkatnya.

Dapat dikatakan hampir disetiap ceramah, kajian, sambutan maupun pengajian-pengajian yang beliau berikan, pasti ada olahan kata, plintiran atau sentilan yang mampu bikin hadirin pendengar tausiyahnya senyum tipis-tipis hingga tertawa gerr… gerr.. hahaha…

Begitu pun saat Ia memberikan sambutannya pada serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Madrasah Ibtidaiya Muhammadiyah (MIM) 01 & Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah (MTsM) 05 Payaman, Selasa (31/10) kemarin. Dalam acara yang berlangsung tertib dan hikmat tersebut, Nuril harus naik podium dua kali. Pertama, mewakili sertijab kepala sekolah lama karena yang bersangkutan berhalangan. Kedua untuk memberikan sambutan atas nama pimpinan ranting Muhammadiyah.

Dai muda yang juga saudagar bahan bangunan ini dalam pembukaan sambutannya, melontarkan sebuah celetukan : “karena saya harus manggung dua kali maka amplopnya harus double”, kontan saja hal itu disambut gelak tawa ngakak, gerr hadirin yang datang.

Begitulah hal yang seringkali dinanti dari sosok muda yang satu ini, ada yang penasaran? datang saja ke payaman saat kajian atau undang saja untuk memberikan kajian. (fadlan)

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Shadow Orphanage, Konsep pendidikan baru dalam Panti Asuhan Muhammadiyah-Aisyiyah – [Part 1]

Next Post

Tapak Suci Payaman Lakukan Latihan Perdana

Read next
0
Share