Redaksi MuhammadiyahLamongan.com hadir di tengah derasnya arus informasi dari media pemberitaan online. Dan menyajikan suguhan dakwah media massa yang sejuk, Islami dan berkemajuan. Berbasis komunitas dan berpedoman pada tujuan persyarikatan Muhammadiyah.

Forum Guru Muhammadiyah Lamongan Terbentuk, Siap Kawal Keunggulan Pendidikan Muhammadiyah 

39 sec read

muhammadiyahlamongan.com-Lamongan Plaza menjadi saksi tempat bersejarah bagi pendidikan Muhammadiyah di Lamongan, karena pada Minggu (18/11) telah terbentuk Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Lamongan periode 2018-2021.

Pengukuhan Forum Guru Muhammadiyah (FGM) dilakukan oleh Ketua Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan, Kusnowo Sadak. Terbentuknya FGM tersebut bisa menjadikan pendidikan Muhammadiyah di Lamongan terus berkembang dan maju.

 “Kami dari Majelis Dikdasmen sangat senang dan bangga terbentuknya wadah profesi guru, yang bisa digunakan untuk aktualisasi kemampuan dan kreatifitas,” kata Kusnowo Sadak.

Forum Guru Muhammadiyah (FGM), lanjutnya,  adalah wadah resmi keprofesian bagi guru Muhammadiyah yang dibentuk di tingkat pusat sampai daerah. 

Dalam pengukuhan Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Lamongan tersebut dihadari, Ketua Forum Guru Muhammadiyah (FGM), Pahri. Fahri   sangat mengapreasiasi terbentuknya Forum Guru Muhammadiyah (FGM) Lamongan.

Pengkuhan tersebut dilakukan di sela-sela kegiatan simposium dilaksanakan oleh Majelis Dikdasmen Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan, dalam rangkaian milad yang ke-106.

Moment penting itu juga dihadiri tokoh nasional diantaranya Prof. Dr. Imam Robandi, sekaligus sebagai pemateri dalam acara National Simposium Education and Technology.

Turut menyaksikan pengukuhan tersebut Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan, Shodikin dan 670 peserta dari unsur kepala dan guru Muhammadiyah sekabupaten Lamongan. (Mohamad Suud)

Redaksi MuhammadiyahLamongan.com hadir di tengah derasnya arus informasi dari media pemberitaan online. Dan menyajikan suguhan dakwah media massa yang sejuk, Islami dan berkemajuan. Berbasis komunitas dan berpedoman pada tujuan persyarikatan Muhammadiyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *