Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

+1 202 555 0180

Have a question, comment, or concern? Our dedicated team of experts is ready to hear and assist you. Reach us through our social media, phone, or live chat.

Kunjungan PDA Lamongan ke Kebun Melon Inthanion: Memotivasi Jihad Ekonomi dan Sinergi UMKM

MuhammadiyahLamongan.com – Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Lamongan melaksanakan kunjungan istimewa ke kebun Melon Inthanion, yang merupakan bagian dari Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Sendangharjo Brondong Lamongan, Jawa Timur, pada hari Rabu (1/11/2023). Kegiatan ini merupakan salah satu upaya sinergi antara ‘Aisyiyah dan Muhammadiyah dalam mengembangkan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk meningkatkan perekonomian daerah.

Diana Mufidati, S.Ag, S.Pd, Ketua PDA Lamongan, mengungkapkan kegembiraannya atas kunjungan ini. “Kami sangat senang karena bisa berkunjung ke kebun Melon Inthanion milik PRM Sendangharjo–Brondong ini, dimana pengelolahannya berkerja sama dengan kader-kader ‘Aisyiyah. Sinerginya semangat dalam mengembangkan UMKM mampu meningkatkan ekonomi,” ujarnya dengan senyum di wajahnya.

Salah satu hal yang memudahkan sinergi antara ‘Aisyiyah dan PRM adalah terbentuknya Himpunan Paguyuban “Kelompok Wanita Tani (KWT) Az-Zahra.” Wadah ini memungkinkan anggota-anggota mereka untuk bertukar pikiran, mendapatkan pengetahuan baru, dan meningkatkan keterampilan dalam bidang pengelolaan pertanian di lapangan. Ini adalah langkah penting dalam mendukung para petani perempuan ‘Aisyiyah.

Kebun Melon Inthanion terletak di lokasi yang strategis dengan kondisi tanah yang baik, sehingga tanaman buah Melon Inthanion dapat tumbuh subur dengan buah yang lebat dan berkualitas tinggi. Penggunaan Green House dipilih untuk mengurangi risiko hama dan penyakit, dengan harapan panen dapat mencapai 90%.

“Saya mendengar bahwa pekan ini akan ada rencana panen raya Melon Inthanion, semoga menghasilkan banyak dan berlimpah,” tambahnya dengan penuh harapan.

Ternyata, harga Melon Inthanion lebih tinggi dibandingkan dengan Melon Golden yang lebih populer di masyarakat. Hal ini disebabkan karena Melon Inthanion belum banyak dikenal dan ditanam oleh petani buah.

“Selama ini yang terkenal di masyarakat adalah Melon Golden, mudah didapat serta sudah banyak di pasaran, berbeda dengan Melon Inthanion yang baru sedikit yang berusaha dalam mengembangkan atau menanamnya,” ucapnya.

Diana Mufidati berharap bahwa upaya seperti ini dapat memotivasi dalam ladang dakwah dan mendorong jihad ekonomi warga setempat. Dengan harapan, seluruh ranting-ranting Muhammadiyah lainnya di Lamongan juga dapat meningkatkan produk unggulannya masing-masing.

Kunjungan ini merupakan langkah awal dalam upaya mempererat sinergi antara ‘Aisyiyah dan Muhammadiyah dalam mendukung perekonomian daerah dan membantu petani perempuan ‘Aisyiyah dalam pengembangan UMKM mereka. (*)

Reporter Novita Dwi Nur Hidayah. Editor Fathan Faris Saputro.

1
Share this article
Shareable URL
Prev Post

IMM Abu Hanifah UMLA Ajak Mahasiswa Memahami Islam dan Kemuhammadiyahan Melalui Kegiatan Masta

Next Post

PDA Lamongan Kunjungi Klinik Pratama Rawat Inap ‘Aisyiyah Brondong dalam Rangka Persiapan Akreditasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Read next
0
Share