Muhammadiyah Lamongan Berkemajuan

Perbedaan Bahasa, Menjadi Joke Yang Menyegarkan

majelis-pendidikan-kader

majelis-pendidikan-kaderMuhammadiyahLamongan.com – Kunjungan silaturrahim MPK (Majelis  Pedidikan Kader)  PWM Jawa Timur yang diikuti 10 MPK PDM sejawa Timur ke Malaysia dan Singapura menyisahkan hal-hal yang unik.

Salah satu yang unik adalah perbedan bahasa. Walaupun Indonesia dan Malaysia serumpun, tetapi dialeg, intonasi, pilihan kata  dan diksi bisa menimbulkan penafsiran yang berbeda, hal ini diungkapkan Fathurrahim Syuhadi  Ketua MPK PDM Lamongan yang mengikuti rombongan kunjungan ke Malaysia dan Singapura.

Adapun contoh bahasa yang menimbulkan joke dan menggelikan menurut Fathurrahim Syuhadi yang berkunjung ke Malaysia dan Singapore sebagai berikut :

Tak sepatah kata haram = tak sedikitpun
Tandas = toilet
Menjemput tuan = mempersilakan
Berziarah = berkunjung
Pintu kecemasan = pintu darurat
Sabuk kehidupan = sabuk pengaman
Cuti-cuti = liburan
Pengganas = teroris

Pada saat silaturrahim ke ABIM (Angkatan Belia Islam Malaysia) salah satu lembaga pendidikan yang pernah dibina Dr.Anwar Ibrahim. Pada saat pembukaan sang mc memperkenalkan diri dan lingkungan ABIM, bapak ibu kalau mau ke tandas sebelah sana. Peserta pun bingung. Kemudian dijelaskan oleh mc bahwa tandas itu adalah tempat pembuangan air kecil alias toilet. Tak ayal hadirin pun ger geran.

Agenda berikutnya adalah sambutan salah satu pengurus ABIM, sang mc pun mengatakan bahwa acara selanjutnya adalah  sambutan ahli jawatan  kuasa ABIM,  untuk itu kita jemput ust Naim. Kita pun dibuat bengong juga, karena ust Naim sudah duduk di ruangan. Kita pun baru ngerti bahwa menjemput bermakna mempersilakan, jelas Fathurrahim Syuhadi. Ada banyak hal yang unik selama kunjungan dan silaturrahim ke Malaysia (Red)

0
Share this article
Shareable URL
Prev Post

Silaturrahim Dengan Para Perantau, Serasa Reuni IPM

Next Post

Sedang Sakit, Ketua dan Sekretaris PD Aisyiyah Lamongan Dijenguk Langsung Ketua Aisyiyah Jatim

Read next
0
Share